Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168193
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSiregar, Hermanto
dc.contributor.advisorAndati, Trias
dc.contributor.authorPutri, Rizavia Mardhika
dc.date.accessioned2025-08-07T10:36:47Z
dc.date.available2025-08-07T10:36:47Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168193
dc.description.abstractPenerbitan obligasi merupakan upaya Bank dalam meningkatkan komponen modal pelengkap (Tier 2). Pada peraturan Basel III menerbitkan obligasi hanya dapat diperhitungkan paling tinggi sebesar 100% dari Modal Inti Bank. Saat ini di Indonesia kapitalisasi pasar obligasi korporasi di dominasi oleh sektor Perbankan. Bagi penerbit obligasi perbankan diperlukan perencanaan yang matang dalam keputusan menerbitkan obligasi. Yield obligasi merupakan faktor terpenting sebagai pertimbangan investor dalam melakukan pembelian obligasi sebagai instrumen investasinya. Investor obligasi akan menghitung seberapa besar pendapatan investasi atas dana yang dibelikan obligasi tersebut dengan menggunakan alat ukur Yield (Rahardjo 2003). Bank sebagai penerbit obligasi harus mampu menawarkan obligasi yang menarik untuk Investor dengan menjanjikan Yield yang terbaik pada obligasi tersebut, sehingga target pendanaan melalui emisi obligasi dapat tercapai. Penelitian ini melihat pengaruh kupon, maturity, likuiditas dan rating obligasi sektor perbankan terhadap Yield obligasi perbankan dan melakukan peramalan terhadap Yield obligasi Perbankan pada satu tahun kedepan 4 triwulan. Periode penelitian dilakukan pada triwulan 3 tahun 2014 sampai dengan triwulan 3 tahun 2018. Sampel yang digunakan dalam penelitian merupakan obligasi Bank BUKU 3 yang aktif diperdagankan di pasar obligasi pada periode penelitian, terdapat 14 Obligasi Bank BUKU 3 yang diterbitkan dari 7 Bank BUKU 3. Yield yang digunakan dalam penelitian Yield to Maturity menjadi variabel dependen dan kupon, maturity, likuiditas serta maturity obligasi. Metode analisis dalam penelitian menggunakan data panel, setelah dilakukan uji model terbaik maka terpilih model fixed efek. Hasil penelitian menunjukan nilai R-square sebesar 78,73%. Variabel kupon dan maturity berpengaruh positif signifikan pada taraf α = 5%, Sedangkan variabel rating obligasi berpengaruh negatif terhadap Yield obligasi pada taraf α = 5% variabel likuiditas tidak berpengaruh terhadap Yield obligasi. Selanjutnya peramalan dilakukan pada Yield obligasi dengan menggunakan model/metode peramalan hubungan deret waktu yang di interpretasikan pada grafik analisis trend yang ada di Software Minitab, terdapat 4 jenis model yang harus dipilih untuk mendapatkan model peramalan yang tepat yaitu model linier, model quadratic, model exponential growth dan model S-Curve. Hasil dari peramalan terhadap 14 obligasi Bank dalam sampel adalah mayoritas Yield obligasi menunjukan trend yang menurun dan hanya satu obligasi Bank yang menunjukan trend Yield yang naik.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleAnalisis Pengaruh Kupon, Maturity, Likuiditas dan Rating Obligasi Terhadap Yield Obligasi Perbankanid
dc.subject.keywordObligasiid
dc.subject.keywordPeramalan Obligasiid
dc.subject.keywordPerbankanid
dc.subject.keywordYield To Maturityid
Appears in Collections:MT - Business

Files in This Item:
File SizeFormat 
K19RMPI.pdf
  Restricted Access
2.17 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.