Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168163Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Hermawan, Aji | |
| dc.contributor.advisor | Kuswanto, Sadikin | |
| dc.contributor.author | Nugraheni, Umi Gita | |
| dc.date.accessioned | 2025-08-07T10:34:04Z | |
| dc.date.available | 2025-08-07T10:34:04Z | |
| dc.date.issued | 2019 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168163 | |
| dc.description.abstract | Kementerian BUMN sebagai salah satu lembaga pemerintahan yang memiliki peran strategis sebagai pembina BUMN berupaya melakukan perubahan organisasi yang berupa Reformasi Birokrasi dan Tranformasi Organisasi menuju Superholding. Hal ini dikarenakan adanya faktor internal dan eksternal dari Kementerian BUMN. Penelitian ini memfokuskan pada hal-hal mikro perilaku pegawai yang dapat mendukung keberhasilan perubahan organisasi, yaitu komitmen perubahan. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh faktor internal pegawai yaitu motivasi dan kepuasan kerja terhadap komitmen perubahan pegawai Kementerian BUMN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah motivasi dan kepuasan kerja mempengaruhi komitmen perubahan, serta memberikan strategi untuk meningkatkan komitmen perubahan pegawai menuju keberhasilan perubahan organisasi. Penelitian dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner terhadap 177 responden, wawancara mendalam dengan manajemen dan Focus Group Disccussion (FGD) dengan perwakilan pegawai setiap unit kerja. Berdasarkan hasil analisis SEM diketahui bahwa motivasi berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan kerja, namun motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen perubahan. Kepuasan kerja berpengaruh sinifikan dan positif terhadap komitmen perubahan. Hal ini lebih disebabkan karena komitmen perubahan yang terbentuk di pegawai Kementerian BUMN secara umum adalah komitmen normatif dan komitmen kontinuans, dimana pegawai merasa ‘wajib’ untuk mendukung perubahan organisasi, tidak secara afektif mengambil peran untuk melakukan perubahan organisasi. Strategi-strategi untuk meningkatkan komitmen perubahan pegawai Kementerian BUMN untuk mendukung Reformasi Birokrasi dan Transformasi Organisasi yaitu meningkatkan motivasi pegawai yang akan berdampak pada meningkatnya kepuasan kerja dan komitmen perubahan. Manajemen perlu membuat program peningkatan motivasi pegawai terhadap perubahan sehingga sikap pegawai terhadap perubahan menjadi positif dan aktif. Selain itu, manajemen perlu menanamkan sense of urgency terkait Reformasi Birokrasi dan Transformasi Organisasi tidak hanya dikarenakan adanya reward yang berupa kenaikan tunjangan semata, menciptakan budaya perubahan di organisasi dengan adanya change agent yang berperan aktif di setiap unit, manajemen Kementerian BUMN membuat kebijakan manajemen karir, sistem recognisi dan pengembangan pegawai serta peningkatan komitmen dan role model dari pimpinan untuk melaksanakan kebijakan dan sistem yang telah dibuat untuk mendukung perubahan tersebut. | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Sumber Daya Manusia | id |
| dc.title | Pengaruh Motivasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Perubahan Pegawai Kementrian Bumn | id |
| dc.subject.keyword | Komitmen Perubahan | id |
| dc.subject.keyword | Kepuasan Kerja | id |
| dc.subject.keyword | Motivasi Pegawai | id |
| dc.subject.keyword | Perubahan Organisasi | id |
| dc.subject.keyword | Sem | id |
| Appears in Collections: | MT - Business | |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| K19UGNI.pdf Restricted Access | 1.96 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.