Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168162
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorFahmi, Idqan-
dc.contributor.advisorJahroh, Siti-
dc.contributor.authorZahrah, Fathimatu-
dc.date.accessioned2025-08-07T10:34:00Z-
dc.date.available2025-08-07T10:34:00Z-
dc.date.issued2019-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168162-
dc.description.abstractBank syariah telah menjadi fenomena yang menarik di Indonesia. Kemunculannya semakin lama semakin menjadi sorotan sebab tingkat imunitasnya yang tinggi dalam menghadapi krisis ekonomi pada tahun 1998 dan keuntungannya yang menjanjikan yang mampu menarik minat pasar untuk bertransaksi pada bank syariah. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis faktorfaktor yang dapat mempengaruhi tingkat profitabilitas pada PT. Bank Syariah Mandiri dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Data penelitian didapatkan dari laporan triwulan Bank Syariah Mandiri. BSM didirikan pada tahun 1998, selama keberadaannya BSM menunjukkan kinerja yang baik terlihat dari tingkat Return On Asset (ROA) yang dicapai BSM. BSM juga masih mampu menghadapi tingkat pembayaran pembiayaan macet yang membebani Capital Adequacy Ratio (CAR). Tahun 2012 BSM berhasil meraih predikat sebagai bank syariah terbesar di Indonesia dinilai dari kepemilikan aset. Rasio tingkat Non Performing Financing (NPF) yang semakin tinggi memengaruhi kinerja BSM, tahun 2014 Bank Mandiri sebagai induk perusahaan menyuntikkan dana untuk menjaga kecukupan kas BSM. Profitabilitas BSM mengalami kenaikan pada tahun 2012, kemudian turun cukup besar pada akhir tahun 2013 hingga 2014. BSM terus berupaya memperbaiki tingkat ROA, sehingga di akhir tahun 2014 ROA terlihat mulai mengalami kenaikan kembali. . Pada tahun 2014, profitabiltas BSM turun dalam persentase yang cukup besar dibandingkan empat perbankan syariah terbesar di Indonesia. tigkat profitabilitas BSM tidak hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor internal saja. Faktor lainnya seperti faktor makroekonomi dan faktor industri dapat mempengaruhi tingkat profitabilitas BSM. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal yang mempengaruhi profitabilitas yaitu CAR, NPF, BOPO dan NOM. Faktor makroekonomi yang dapat mempengaruhi yaitu Birate dan PDB, sedangkan hasil pada faktor industri yang dapat mempengaruhi tingkat profitabilitas BSM belum signifikan BSM sebagai bank syariah terbesar harus lebih memperhatikan faktorfaktor yang dapat mempengaruhi tingkat profitabilitasnya. BSM perlu terus memperbaiki tingkat profitabilitas sehingga dapat memperoleh hasil yang optimal dan semakin lebih baik. BSM harus memiliki caranya sendiri dalam mengoptimalkan variabel-variabel yang dapat mempengaruhi tingkat profitabilitas BSM. BSM harus menekan tingkat NPF yang memiliki hubungan negatif terhadap ROA, apabila NPF naik maka ROA BSM akan turun dan hal ini memiliki pengaruh buruk terhadap tingkat profitabilitas BSM. Meningkatkan persediaan modal BSM, menekan biaya operasional yang dikeluarkan, meningkatkan laba pada NOM, serta mengantisipasi kenaikan tingka suku bunga yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Keuanganid
dc.titleDeterminan Tingkat Profitabilitas Pada Pt.Bank Syariah Mandiriid
dc.subject.keywordBopoid
dc.subject.keywordCarid
dc.subject.keywordFdrid
dc.subject.keywordNomid
dc.subject.keywordNpfid
dc.subject.keywordRoaid
Appears in Collections:MT - Business

Files in This Item:
File SizeFormat 
K19FZH.pdf
  Restricted Access
1.38 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.