Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168138
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSumarwan, Ujang
dc.contributor.advisorTinaprilla, Netti
dc.contributor.authorHermanda, Atika
dc.date.accessioned2025-08-07T10:31:58Z
dc.date.available2025-08-07T10:31:58Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168138
dc.description.abstractManfaat media sosial saat ini memunculkan tren terbaru dalam dunia pemasaran yaitu word of mouth berupa social media influencer. Influencer didefinisikan sebagai pihak yang membentuk perilaku audiensi melalui blog, tweets, video dan postingan lain dalam media sosial (Scoble et al. 2006). Influencer memiliki kemampuan untuk membentuk informasi yang dibutuhkan oleh konsumen dengan cara yang mudah dirasakan dan dipahami oleh konsumen. Influencer pada umumnya memiliki keahlian di bidangnya masing-masing contohnya yaitu beauty influencer yang sering mengunggah review produk kecantikan di media sosial. Saat ini banyak beauty influencer bermunculan di media sosial karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk kosmetik. Salah satu merk kosmetik di Indonesia yang sedang berkembang yaitu Makeover. Makeover adalah produk kosmetik yang diluncurkan oleh PT Paragon Technology and Innovation di tahun 2010. Fenomena maraknya beauty influencer menjadi peluang yang dimanfaatkan oleh kosmetik Makeover yang sejak awal berdirinya tidak memasarkan produk melalui iklan konvensional di televisi namun berkolaborasi dengan beauty influencer agar mereka melakukan review produk Makeover di akun media sosial serta menggelar acara bersama seperti beauty class dan meet and greet. Penelitian ini menganalisis pengaruh beauty influencer terhadap minat beli konsumen kosmetik Makeover dengan menggunakan brand image dan konsep diri sebagai variabel intervening. Data yang diperoleh diolah menggunakan Microsoft Excel 2013, SPSS versi 23.0 dan SEM SmartPLS 3.0. Teknik pengambilan contoh yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik convenience sampling. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan penelitian terhadap 219 responden yaitu beauty influencer berpengaruh positif signifikan terhadap brand image dan konsep diri namun tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli secara langsung. Sementara itu pada variabel intervening, brand image berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli sedangkan konsep diri tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Pemasaranid
dc.titlePengaruh Beauty Influencer Terhadap Brand Image, Konsep Diri dan Minat Beli Konsumen Kosmetik Makeoverid
dc.subject.keywordBeauty Influencerid
dc.subject.keywordBrand Imageid
dc.subject.keywordMinat Beliid
dc.subject.keywordKonsepid
dc.subject.keywordSemid
dc.subject.keywordSpssid
Appears in Collections:MT - Business

Files in This Item:
File SizeFormat 
K19AHA.pdf
  Restricted Access
1.77 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.