Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168136
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorBaga, Lukman M
dc.contributor.advisorDjohar, Setiadi
dc.contributor.authorUtomo, Prajapati
dc.date.accessioned2025-08-07T10:31:47Z
dc.date.available2025-08-07T10:31:47Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168136
dc.description.abstractDi tengah banyaknya perusahaan konstruksi swasta maupun asing yang ada di Indonesia berdampak pada perusahaan konstruksi BUMN. Perusahaan harus menyiapkan diri menjadi mitra yang berkompeten dalam menyambut datangnya perusahaan konstruksi asing dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur Nasional. Divisi Gedung PT Hutama Karya (persero) merupakan salah satu Divisi dari PT Hutama Karya perusahaan BUMN yang bergerak dibidang jasa konstruksi khusus untuk pekerjaan High Rise Building. Terdapat fenomena di tahun 2017 di saat perusahaan lain mengalami peningkatan dalam pendapatannya di sisi lain Divisi Gedung PT Hutama Karya mengalami penurunan pendapatan pada jasa konstruksi gedung. Perusahaan harus memiliki strategi peningkatan kinerja untuk menghadapi persaingan dari pesaing industri jasa konstruksi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi perusahaan, mengidentifikasi faktor-faktor strategis eksternal dan internal serta membuat strategi alternatif dan prioritas strategi yang digunakan untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif, yaitu memberikan gambaran mendalam terhadap permasalahan penelitian dengan data yang dinyatakan dengan bentuk angka. Data primer yang didapat merupakan hasil dari wawancara mendalam dengan para pakar. Responden dalam penelitian ini yaitu Kepala Divisi, Senior Manager Produksi, Senior Manager Pengembangan Bisnis Konstruksi, Senior Manager Administrasi Keuangan, serta dari responden eksternal yaitu konsultan pengawas konstruksi dan pemilik proyek. Data sekunder dari jurnal dan dokumen perusahaan. Teknik pengolahan dan analisis yang digunakan adalah analisis internal, analisis eksternal. Evaluasi lingkungan eksternal dan internal dengan menggunakan matriks EFE dan IFE. Perumusan strategi alternatif dengan matriks SWOT dan strategi prioritas dengan metode Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan menurunya kinerja perusahaan berasal dari minimnya perolehan kemenangan mendapatkan proyek saat tender. Analisis lingkungan eksternal perusahaan menunjukan dari sisi peluang rencana perpres terkait holding BUMN konstruksi, merupakan prioritas yang bisa dimanfaatkan perusahaan. Dari sisi ancaman, perusahaan masih mewaspadai persaingan antar perusahaan kontraktor grade 7. Analisis internal menunjukan kekuatan perusahaan ada di nama besar BUMN karya dan reputasi perusahaan. Dari sisi kelemahan yaitu personil marketing kurang mampu inisiasi proyek yang akan didapat. Hasil skor untuk analisis eksternal sebesar 2,97 dan skor analisis lingkungan internal sebesar 3,04. Pada analisis matriks IE, grand strategi perusahaan berada pada posisi sel IV dimana posisi sedang tumbuh dan membangun. Penelitian ini menghasilkan 7 strategi alternatif yaitu memanfaatkan nama besar BUMN untuk agresif dalam pemasaran (menginisiasi proyek/menciptakan proyek), menawarkan harga tender dengan HPP 89%, menerapkan kontrak payung dengan supplier dan subkontraktor spesialis, mempercepat proses tagihan vendor maksimal 1 bulan pencairan, memberikan pelatihan keterampilan lobi dan negosiasi pada tim proyek, melakukan kerja sama operasi dengan perencana proyek/kontraktor lain, menghindari terjadinya biaya yang tidak di buku. Dari 7 strategi alternatif dengan metode Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM) menghasilkan 3 strategi prioritas yang paling utama yaitu memanfaatkan nama besar BUMN untuk agresif dalam pemasaran (menginisiasi proyek/menciptakan proyek), memberikan pelatihan keterampilan lobi dan negosiasi pada tim proyek, melakukan kerja sama operasi dengan perencana proyek/kontraktor lain. Saran dalam penelitian ini adalah perlu nya membuat tim marketing dengan penanggung jawab masing-masing portofolio agar bisa fokus mendapatkan proyek dan bisa mengawal proyek dari tahap perencanaan, tim proyek turut berperan dalam agen pemasaran, melakukan kerja sama dengan kontraktor atau perencana proyek. Setelah itu bisa dilakukan analisis lanjutan terhadap implementasi strategi tersebut.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Peningkatan Kinerja Divisi Gedung Pt Hutama Karya (Persero) Dalam Menghadapi Persaingan Bisnis Konstruksi Gedungid
dc.subject.keywordSwot Analisisid
dc.subject.keywordQspmid
dc.subject.keywordStrategi Peningkatan Kinerjaid
dc.subject.keywordAnalisis Pestleid
dc.subject.keywordPorter'S Five Forceid
Appears in Collections:MT - Business

Files in This Item:
File SizeFormat 
K19PUO.pdf
  Restricted Access
7.79 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.