Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168135
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorFauzi, Anas Miftah
dc.contributor.advisorSukardi
dc.contributor.authorPratama, Sandy Ardiananda
dc.date.accessioned2025-08-07T10:31:40Z
dc.date.available2025-08-07T10:31:40Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168135
dc.description.abstractMadu merupakan komoditas hasil hutan bukan kayu yang memiliki potensi untuk dikembangkan mengingat Indonesia adalah negara dengan hutan yang luas sehingga dapat menghasilkan madu lebih bervariasi. Produk madu dapat dimanfaatkan sebagai suplemen kesehatan, kecantikan serta berbagai bahan baku industri makanan dan minuman. Penelitian ini menggunakan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi terkini dan faktor yang mempengaruhi daya saing pada PT Madu Pramuka serta merumuskan strategi peningkatan daya saing dan implikasi manajerialnya. Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif menggunakan berlian Porter dan analisa kuantitatif menggunakan Analytical Hierachy Process (AHP). Berdasarkan hasil analisis berlian porter, saat ini PT Madu Pramuka bersaing dengan Madu Mutiara Ibu, Madu Nusantara, Madurasa dan Madu TJ. Selain itu jaringan luas outlet Madu Pramuka terdapat hampir diseluruh pulau Jawa. Kekurangan dari PT Madu Pramuka adalah produk yang dijual dipasaran memiliki kadar air yang masih sama dengan kadar air ketika dipanen. Setelah madu didistribusikan dari petani sampai dengan gudang penyimpanan, madu hanya diproses ke dalam kemasan tanpa adanya pengurangan kadar air sehingga kadar air produk madunya masih berada diatas 22 persen mengikuti musim saat madu dipanen oleh petani. Sementara kesimpulan dari metode AHP menunjukkan bahwa faktor penentu daya saing produk madu PT Madu Pramuka adalah quality, diikuti oleh faktor cost dan delivery. Alternatif strategi yang terbaik untuk diterapkan adalah meningkatkan kualitas produk dengan cara mengurangi kadar air antara lain menggunakan dehumidifier serta melakukan uji mutu produk secara berkala. Pemerintah sebagai aktor terpenting memiliki peran untuk memfasilitasi infrastruktur dalam pengujian mutu produk. Implikasi manajerial yang direkomendasikan adalah untuk fokus pada peningkatan kualitas produk. PT Madu Pramuka disarankan untuk melakukan kontrol kualitas pada produknya demi tetap terjaganya kualitas dengan menguji mutu produk secara berkala. Perusahaan juga disarankan untuk memiliki alat pengurang kadar air (umumnya menggunakan dehumidifier) agar dapat menyesuaikan dengan standar madu nasional yaitu sebesar 22 persen.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Strategiid
dc.titleStrategi Peningkatan Daya Saing Produk Madu (Studi Kasus: Pt Madu Pramuka)id
dc.subject.keywordAhpid
dc.subject.keywordBerlian Porterid
dc.subject.keywordDaya Saingid
dc.subject.keywordMaduid
dc.subject.keywordMadu Pramukaid
dc.subject.keywordAnalytical Hierarchy Process (Ahp)id
dc.subject.keywordPorter'S Diamond Modelid
Appears in Collections:MT - Business

Files in This Item:
File SizeFormat 
K19SAPA.pdf
  Restricted Access
16.8 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.