Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168094Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Achsani, Noer Azam | |
| dc.contributor.advisor | Maulana, Tb Nur Ahmad | |
| dc.contributor.author | Vivekananda, Asysyifa | |
| dc.date.accessioned | 2025-08-07T10:28:12Z | |
| dc.date.available | 2025-08-07T10:28:12Z | |
| dc.date.issued | 2019 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168094 | |
| dc.description.abstract | Indonesia merupakan salah satu penghasil batubara terbesar di dunia dan menjadi importir terbesar untuk negara-negara yang banyak mengkonsumsi batubara seperti China, India, Jepang dan Korea Selatan. Pada tahun 2008 terjadi krisis global yang mempengaruhi kondisi pasar dunia, namun disaat yang sama sektor batubara memiliki harga yang menguntungkan pada awal 2009 hingga tahun 2011. Namun kondisi menguntungkan tersebut tidak berlaku di pertengahan tahun 2012 hingga tahun 2015 dimana grafik harga batubara menunjukkan kemerosotan yang tajam. Di tahun 2016 kondisi tersebut sedikit membaik dengan mulai stabilnya pergerakan harga batubara. Kondisi yang sangat fluktuatif tersebut menjadikan sektor batubara menarik untuk diteliti. Terlebih pada dunia saham, perusahaan atau emiten yang bergerak di bidang batubara dapat dibedakan menjadi perusahaan yang tergabung dalam index LQ45 dan nonLQ45. Emiten yang tergabung pada index LQ45 merupakan emiten yang mempunyai kapilitasasi pasar tinggi, dan sebaliknya. Penelitian ini dibatasi pada analisis pengaruh variabel kinerja keuangan dan variabel makroekonomi terhadap harga saham batubara dan membandingkan antara emiten yang tergabung dalam LQ45 dengan nonLQ45. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada data laporan keuangan tahunan perusahaan batubara yang terdaftar di BEI hingga periode 2009 dan menerbitkan laporan keuangan yang telah dilaporkan dipublikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah harga saham emiten batubara pada perusahaan LQ45 dan nonLQ45 di Indonesia dipengaruhi oleh variabel kinerja keuangan (Quick Ratio, Debt to Equity, Return on Equity, Price Earning Ratio) dan variabel makroekonomi (harga batubara, harga minyak mentah, inflasi, dan tingkat impor batubara di China dan India dari Indonesia). Metode penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan data periode 2009-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima dari delapan variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham batubara emiten LQ45, serta terdapat empat dari dari sembilan variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham batubara emiten nonLQ45. Keseluruhan variabel yang digunakan dalam penelitian ini mewakili pengaruh harga saham emiten batubara sebesar 91,24% untuk emiten LQ45 dan 97,99% untuk emiten nonLQ45. | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Keuangan | id |
| dc.title | Pengaruh Kinerja Keuangan dan Makroekonomi Terhadap Harga Saham Sektor Batubara Perbandingan Antara Indeks Lq45 dan Non Lq45 | id |
| dc.subject.keyword | Emiten Lq45 | id |
| dc.subject.keyword | Emiten Non Lq45 | id |
| dc.subject.keyword | Faktor Kinerja | id |
| dc.subject.keyword | Faktor Variabel | id |
| dc.subject.keyword | Makroekonomi | id |
| dc.subject.keyword | Harga Saham Batubara | id |
| dc.subject.keyword | Keuangan | id |
| Appears in Collections: | MT - Business | |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| K19AVA.pdf Restricted Access | 1.94 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.