Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168090Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Hakim, Dedi Budiman | |
| dc.contributor.advisor | Bakhtiar, Toni | |
| dc.contributor.author | Suswono, Endy Jeri | |
| dc.date.accessioned | 2025-08-07T10:27:53Z | |
| dc.date.available | 2025-08-07T10:27:53Z | |
| dc.date.issued | 2019 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168090 | |
| dc.description.abstract | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan indeks yang menggambarkan kinerja pasar saham Indonesia. Pergerakan indeks yang positif menggambarkan membaik kinerja pasar saham dan sebaliknya jika pergerakannya negatif berarti pasar saham sedang mengalami penurunan. Pergerakan indeks ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Penelitian ini mencoba membuat permodelan mengenai pergerakan IHSG berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor tersebut adalah faktor makroekonomi baik nasional maupun internasional. Perubahan kondisi makroekonomi akan mempengaruhi sebagian besar entitas yang ada di pasar modal. Variabel makroekonomi yang digunakan dalam penelitian ini adalah suku bunga riil Indonesia, nilai tukar riil dolar AS terhadap Rupiah, suku bunga riil AS, dan harga minyak mentah WTI. Data yang digunakan berupa data sekunder bulanan runtun waktu dari Januari 2003 sampai Desember 2017. Data runtun waktu tersebut kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif dan ekonomterika kuantitatif. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan vector error correction model (VECM) dan adaptive network-based fuzzy inference system (ANFIS). Dalam metode VECM terdapat uji impulse response function (IRF) untuk melihat respon IHSG jika terjadi goncangan pada variabel makroekonomi dan uji forcast error variance decomposition (FEVD) untuk melihat kontribusi dari masing-masing variabel makroekonomi terhadap pergerakan IHSG. Model ANFIS digunakan untuk membentuk model peramalan return IHSG pada berbagai kondisi makroekonomi. Persamaan VECM yang dihasilkan menunjukkan bahwa dalam jangka panjang variabel suku bunga riil Indonesia dan Amerika berpengaruh positif signifikan terhadap IHSG. Hasil uji IRF dan FEVD menunjukkan bahwa variabel suku bunga riil AS memiliki pengaruh yang paling besar terhadap pergerakan IHSG dibanding tiga variabel makroekonomi lainnya.Model ANFIS memberikan gambar dampak langsung perubahan variabel makroekonomi terhadap return IHSG. Model tersebut menunjukkan bahwa perubahan nilai tukar riil memiliki dampak paling besar terhadap return IHSG. Model tersebut menunjukkan bahwa variabel nilai tukar riil sebagai variabel yang paling berpengaruh terhadap return IHSG. Model peramalan yang dihasil memiliki tingkat akurasi sebesar 83,33 persen dalam hal ketepatan memprediksi arah pergerakan IHSG. Model tersebut memiliki kinerja peramalan yang lebih dibanding model VECM. | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Keuangan | id |
| dc.title | Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Return Indeks Harga Saham Gabungan | id |
| dc.subject.keyword | Anfis | id |
| dc.subject.keyword | Ihsg | id |
| dc.subject.keyword | Makroekonomi | id |
| dc.subject.keyword | Pasar Saham | id |
| dc.subject.keyword | Var/Vecm | id |
| dc.subject.keyword | Uji Impulse Response Function (Irf) | id |
| Appears in Collections: | MT - Business | |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| K19EJSO.pdf Restricted Access | 1.94 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.