Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160706
Title: Efektivitas Simplisia Batang Pisang, Vaksin Komersial dan Kombinasinya untuk Mencegah Infeksi Aeromonas hydrophila pada Ikan Nila
Other Titles: 
Authors: Wahjuningrum, Dinamella
Nuryati, Sri
Ramadhina, Erina Tri
Issue Date: 2025
Publisher: IPB University
Abstract: Salah satu penyakit yang dapat menyerang ikan nila yaitu motile aeromonad septicaemia (MAS) yang disebabkan oleh infeksi bakteri Aeromonas hydropila. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan diantaranya yaitu dengan pemberian vaksin atau simplisia batang pisang melalui pakan, namun kombinasi keduanya belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas penambahan simplisia batang pisang, vaksin komersial dan kombinasinya dalam pakan sebagai upaya pencegahan infeksi bakteri A. hydrophila pada ikan nila Oreochromis niloticus. Perlakuan yang diberikan yaitu kontrol positif (K+), kontrol negatif (K-), simplisia batang pisang (BP), vaksin komersial (Vak), dan kombinasi dari batang pisang dan vaksin (BP+Vak). Ikan nila yang digunakan memiliki panjang ikan rata-rata 10,17±0,93 cm dengan bobot rata-rata 20,05±5,51 g yang dipelihara selama 42 hari dengan pemberian pakan sesuai perlakuan, kemudian diuji tantang pada hari ke- 43. Perlakuan BP, Vak dan BP+Vak menunjukkan hasil parameter kelangsungan hidup, total eritrosit, total leukosit, kadar hemoglobin, kadar hematokrit, aktivitas fagositik, titer antibodi, respiratory burst dan aktivitas lisozim yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol positif. Perlakuan BP menghasilkan tingkat kelangsungan hidup tertinggi yaitu 96,67±5,77%.
One of the diseases that can attack tilapia is motile aeromonad septicaemia (MAS) caused by Aeromonas hydrophila bacterial infection. Prevention efforts that can be done include giving vaccines or banana stem simplisia through feed, but the combination of the two has not been done. This study aims to test the effectiveness of adding banana stem simplisia, commercial vaccines and their combination in feed as an effort to prevent A. hydrophila bacterial infection in Oreochromis niloticus tilapia. The treatments were positive control (K+), negative control (K-), banana stem simplisia (BP), commercial vaccine (Vak), and combination of banana stem simplisia and vaccine (BP+Vak). The tilapia used had an average fish length of 10.17±0.93 cm with an average weight of 20.05±5.51 g. The tilapia were reared for 42 days by feeding according to the treatment, then tested on day 43. The BP, Vak and BP+Vak treatments showed better results in terms of survival parameters, total erythrocytes, total leukocytes, hemoglobin levels, hematocrit levels, phagocytic activity, antibody titer, respiratory burst and lysozyme activity compared to the positive control. The BP treatment produced the highest survival rate of 96.67±5.77%.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160706
Appears in Collections:UT - Aquaculture

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
cover_C14190017_a6da278421b647a783d85586410b7300.pdfCover462.94 kBAdobe PDFView/Open
fulltext_C14190017_85b4cd7da0834c4891a077f4e29ecc1f.pdf
  Restricted Access
Fulltext695.6 kBAdobe PDFView/Open
lampiran_C14190017_40f7d6e3a18d4b868cf006a78636e9e4.pdf
  Restricted Access
Lampiran544.63 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.