Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160391
Title: Dampak Merger Bank Syariah BUMN terhadap Kecukupan Modal dan Market Share Perbankan Syariah Nasional
Other Titles: State-Owned Islamic Banks Merger Impact on Capital Adequacy and Market Share of National Islamic Banking
Authors: Purnamadewi, Yeti Lis
Beik, Irfan Syauqi
Lauda, Farhan
Issue Date: 2024
Publisher: IPB University
Abstract: Merger bank syariah BUMN dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia dengan jalan penguatan permodalan dan meningkatkan penetrasi perbankan syariah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk: (1) Menganalisis dampak merger terhadap kecukupan modal tiga bank syariah BUMN dan market share perbankan syariah nasional (2) Menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kecukupan modal tiga bank syariah BUMN dan market share perbankan syariah nasional. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data time series bulanan dari 2018 hingga 2023, meliputi CAR sebagai variabel yang menjelaskan kecukupan modal, market share perbankan syariah nasional, keputusan pemegang saham pengendali (PSP), kemudian rasio-rasio keuangan seperti NPF, ROE, BOPO, dan FDR. Analisis data dengan uji beda paired sample t-test dan Wilcoxon signed test dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan terhadap rata-rata kecukupan modal (CAR) dan market share perbankan syariah nasional antara sebelum dan setelah merger. Metode Vector Error Correction Model (VECM) digunakan sebagai analisis lanjutan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kecukupan modal (CAR) tiga bank syariah BUMN dan market share perbankan syariah nasional. Hasil uji beda menunjukkan perbedaan signifikan pada kecukupan modal (CAR) masing-masing bank dan pangsa pasar sebelum dan sesudah merger, namun tidak ada perbedaan signifikan pada rata-rata kecukupan modal (CAR) gabungan. Kemudian hasil uji beda juga menunjukan adanya perbedaan signifikan antara market share perbankan syariah nasional antara sebelum dan setelah merger. Analisis VECM menunjukkan bahwa NPF, ROE, BOPO, dan FDR mempengaruhi kecukupan modal (CAR) dan market share perbankan syariah nasional dalam jangka panjang. FDR juga berpengaruh signifikan terhadap kecukupan modal (CAR) dalam jangka pendek. Kemudian merger berpengaruh signifikan terhadap kecukupan modal (CAR) namun tidak terhadap market share perbankan syariah nasional, sedangkan keputusan pemegang saham pengendali (PSP) berpengaruh signifikan terhadap market share perbankan syariah nasional. Temuan ini memberikan wawasan penting terkait dengan perbankan syariah nasional. Para pengambil kebijakan khususnya pemerintah disarankan untuk melakukan intervensi kebijakan berupa penyuntikkan modal kepada PT Bank Syariah Indonesia sebagai bank umum syariah hasil merger. Kebijakan penyuntikkan modal perlu dilaksanakan karena terbukti mampu meningkatkan market share Perbankan Syariah Nasional secara signifikan. Akademisi disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh PT Bank Syariah Indonesia sebagai bank syariah hasil merger karena FDR memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap market share perbankan syariah nasional yang mengindikasikan bahwa penyaluran pembiayaan belum efektif.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160391
Appears in Collections:MT - Economic and Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
cover_H1501221011_52ce748137864286a9977f344849755f.pdfCover606.86 kBAdobe PDFView/Open
fulltext_H1501221011_dfe5b72ecc6a447aa2b4013fa7a844ea.pdf
  Restricted Access
Fulltext4.47 MBAdobe PDFView/Open
lampiran_H1501221011_68387acde7364ae7ab9a6e34d1333e4f.pdf
  Restricted Access
Lampiran930.8 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.