Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159085
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorDiaguna, Ridwan
dc.contributor.advisorSuhartanto, M. Rahmad
dc.contributor.authorErinaufal , Bilal Putri
dc.date.accessioned2024-10-17T15:11:58Z
dc.date.available2024-10-17T15:11:58Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159085
dc.description.abstractBenih dengan viabilitas awal yang tinggi dapat mempertahankan kualitasnya untuk waktu yang lebih lama dibandingkan dengan benih yang memiliki viabilitas rendah. Radicle emergence test merupakan salah satu uji vigor fisiologis benih yang banyak dilaporkan memiliki korelasi yang kuat dengan vigor pertumbuhan di lapangan. Penelitian bertujuan mengidentifikasi uji radicle emergence untuk menilai vigor daya simpan benih kedelai dan hubungannya dengan metode uji vigor lainnya. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengujian dan Penyimpanan Mutu Benih serta Laboratorium Fisiologi dan Kesehatan Benih, Institut Pertanian Bogor pada Februari hingga Juni 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal yaitu lot benih pada masing- masing periode simpan yang terdiri dari Biosoy 1-2022 (B1-22), Biosoy 1-2021 (B1-21), Biosoy 1-2020 (B1-20), Biosoy 2-2021 (B2-21), Biosoy 2-2020 (B2-20), dan Biosoy 2-2019 (B2-19). Percobaan diulang sebanyak tiga kali. Enam lot benih mengalami peningkatan kadar air selama periode simpan. Indeks vigor, kecepatan tumbuh, daya berkecambah, dan radicle emergence enam lot benih menurun signifikan selama periode simpan dengan lot Biosoy 2 mengalami kemunduran lebih cepat dibandingkan lot Biosoy 1. Radicle emergence memiliki korelasi yang sangat kuat dengan tolok ukur vigor kecepatan tumbuh, indeks vigor, dan daya berkecambah. Radicle emergence mampu menduga nilai indeks vigor, kecepatan tumbuh dan daya berkecambah enam lot benih selama periode simpan. Nilai dugaan tolok ukur vigor lain lot benih kedelai Biosoy 1 (B1-22, B1-21, B1-20) tidak berbeda nyata dengan nilai dugaan selama periode simpan, sebaliknya nilai aktual berbeda nyata dengan nilai dugaan pada lot benih kedelai Biosoy 2 (B2-21, B2-20, dan B2-19) dengan semakin meningkat periode simpan. Radicle emergence memiliki kesesuaian yang cukup untuk menduga vigor daya simpan benih kedelai dengan vigor awal tinggi.
dc.description.sponsorship-
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleUji Radicle Emergence sebagai Metode Prospektif untuk Menilai Vigor Lot Benih Kedelai (Glycine max L. Merrill)id
dc.title.alternativeRadicle Emergence Test as a Prospective Method for Assessing Soybean (Glycine max L. Merrill) Seed Lots Vigor
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordDaya simpanid
dc.subject.keywordmutu benihid
dc.subject.keyworduji vigorid
dc.subject.keywordtanaman panganid
Appears in Collections:UT - Agronomy and Horticulture

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
cover_A2401201181_c62f2cb2a7614f46aa006215f98f9163.pdfCover1.1 MBAdobe PDFView/Open
fulltext_A2401201181_a55e367907be4ce18cc9b3efd66b282f.pdf
  Restricted Access
Fulltext1.45 MBAdobe PDFView/Open
lampiran_A2401201181_d7e76655396b4e13bbf9c1e6084103a0.pdf
  Restricted Access
Lampiran301.55 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.