Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/157694
Title: Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Petani Ubi Jalar di Desa Cikarawang, Kabupaten Bogor dalam Pengelolaan Hama dan Penyakit Tanaman
Other Titles: Knowledge, Attitudes and Actions of Sweet Potato Farmers in Cikarawang Village, Bogor Regency in Management of Plant Pests and Diseases
Authors: Nurmansyah, Ali
Kurniawati, Fitrianingrum
Oetama, Qinthara Mazaya
Issue Date: 2024
Publisher: IPB University
Abstract: Ubi jalar (Ipomoea batatas) merupakan tanaman yang dapat digunakan sebagai makanan pokok alternatif bagi sebagian masyarakat Indonesia. Serangan hama dan patogen pada tanaman ini dapat menyebabkan kerusakan dan kerugian hasil panen, salah satunya adalah hama Cylas formicarius yang berpotensi menyebabkan kehilangan hasil panen sebesar 10–80%. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan petani dalam mengelola serangan hama dan patogen pada tanaman ubi jalar di Desa Cikarawang, Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilakukan menggunakan 2 metode, yaitu wawancara petani dengan 30 responden dan observasi gejala hama dan patogen utama di lahan petani contoh. Indikator tingkat serangan yang dicatat pada pengamatan ini adalah kejadian penyakit dan keparahan penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani dalam pengelolaan serangan hama dan patogen umumnya mengutamakan menggunakan pestisida. Pengetahuan mereka tentang perbedaan dan peran hama, musuh alami, predator, patogen, dan parasitoid masih terbatas. Terdapat korelasi yang nyata antara tingkat pendidikan petani dan lama bertani dengan pengetahuan petani pada taraf nyata 5%. Selain itu, usia dan jenis kelamin petani berkorelasi dengan sikap petani terkait pengelolaan hama dan penyakit pada ubi jalar.
Sweet potato (Ipomoea batatas) is a plant that can be used as an alternative staple food for some Indonesian people. Pest and pathogen attacks on these plants can cause damage and loss of crop yields, one of which is the Cylas formicarius pest which has the potential to cause crop loss of 10-80%. This research aims to analyze the relationship between farmers' knowledge, attitudes and actions in managing pest and pathogen attacks on sweet potato plants in Cikarawang Village, Bogor Regency. This research was carried out using 2 methods, namely farmer interviews with 30 respondents and observation of symptoms of the main pests and pathogens on sample farmers' land. Indicators of attack level recorded in this observation are the incidence of disease and disease severity. The research results show that farmers in managing pest and pathogen attacks generally prioritize using pesticides. Their knowledge about the differences and roles of pests, natural enemies, predators, pathogens and parasitoids is still limited. There is a real correlation between farmers' education level and years of farming and farmers' knowledge at a real level of 5%. In addition, farmer age and gender correlate with farmer attitudes regarding pest and disease management in sweet potatoes.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/157694
Appears in Collections:UT - Plant Protection

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
cover_A34190030_fb35fc8d6131446db7c3f2678143d429.pdfCover1.65 MBAdobe PDFView/Open
fulltext_A34190030_48ab4a1a523141ec914dd9a24db7e30d.pdf
  Restricted Access
Fulltext2.63 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.