Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152501
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorRetnani, Yuli-
dc.contributor.advisorHerawati, Lidy-
dc.contributor.authorSyananta, Fieta Prscilia-
dc.date.accessioned2024-05-31T02:03:34Z-
dc.date.available2024-05-31T02:03:34Z-
dc.date.issued2009-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152501-
dc.description.abstractLimbah sayuran adalah bagian dari sayuran atau sayuran yang sudah tidak digunakan atau banyak ditemukan di pasar-pasar sayuran. Kelemahan limbah sayuran pasar antara lain adalah mudah busuk, voluminous (bulky) dan ketersediaannya berfluktuasi sehingga diperlukan teknologi pengolahan pakan untuk membuat bahan menjadi tahan lama, mudah disimpan dan diberikan pada ternak. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah pembuatan wafer hijauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan palatabilitas wafer limbah sayuran pasar yang akan diberikan pada ternak domba. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Wafer limbah sayuran pasar terdiri dari lima perlakuan yaitu R1: 100% klobot jagung; R2: 75% klobot jagung + 25% limbah kecambah kacang hijau; R3: 50% klobot jagung + 25% limbah kecambah kacang hijau + 25% daun kembang kol; R4: 25% klobot jagung + 50% limbah kecambah kacang hijau + 25% daun kembang kol; R5: 25% klobot jagung + 25% limbah kecambah kacang hijau + 50% daun kembang kol. Peubah yang diukur adalah daya serap air, aktivitas air, kerapatan dan palatabilitas wafer limbah sayuran pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan wafer limbah sayuran pasar berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap daya serap air dan kerapatan wafer serta berpengaruh nyata (P<0,08) terhadap aktivitas air dan palatabilitas wafer (P<0,05). Berdasarkan hasil uji sifat fisik wafer limbah sayuran pasar dan palatabilitasnya pada ternak domba dapat disimpulkan bahwa wafer yang mengandung 25% klobot jagung + 50% limbah kecambah kacang hijau + 25% daun kembang kol merupakan wafer yang terbaik karena wafer tersebut memiliki nilai palatabilitas tertinggi jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnimal Nutritionid
dc.subject.ddcsheep feedingid
dc.titleUji sifat fisik wafer limbah sayuran pasar dan palatabilitasnya pada ternak dombaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordPhysical characteristicid
dc.subject.keywordWafer palatabilityid
dc.subject.keywordWafer and vegetable wasteid
Appears in Collections:UT - Nutrition Science and Feed Technology

Files in This Item:
File SizeFormat 
D09fps.pdf
  Restricted Access
9.08 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.