Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148571| Title: | Bank dengan prinsip bagi hasil sebagai alternatif penyaluran kredit pedesaan : Studi kasus di BPR Syariah Amanah Ummah, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat |
| Authors: | Kusnadi, Nunung Rosadi, Riza |
| Issue Date: | 1994 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Sudah banyak jasa kredit pedesaan yang ditawarkan oleh lembaga perkreditan formal yang ada di pedesaan, yang bertujuan membantu masyarakat pedesaan untuk meningkatkan modal usaha mereka. Namun tetap saja masih banyak masyarakat pedesaan yang tidak terjangkau atau tidak bisa. memanfaatkan kesempatan yang diberikan tersebut. Munculnya Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) dengan prinsip profit and loss sharing, yang menawarkan paket berupa kredit dengan pembiayaan melalui prinsip bagi hasil tanpa harus membayar bunga, dapat membuka peluang bagi masyarakat desa dalam memperoleh kredit untuk membiayai usaha mereka. Walaupun demikian, keberadaan alternatif Bank Tanpa Bunga yang menggunakan prinsip bagi hasil masih dipertanyakan oleh kebanyakan masyarakat yang sudah terbiasa dengan adanya prinsip bunga dalam dunia perbankan. Apakah Bank dengan Prinsip Bagi Hasil tersebut dapat mengatasi berbagai kendala yang dihadapi bank konvensional dalam menyalurkan kredit pedesaan? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengkaji perkembangan BPR Syariah dalam melayani kredit di pedesaan (2) Mengkaji efektivitas pelayanan kredit yang dilaksanakan oleh BPR Syariah (3) Mengkaji prospek pengembangan BPR Syariah di masa yang akan datang. Kriteria efektivitas penyaluran kredit menurut nasabah, dalam hal ini masyarakat desa, adalah jika dirasakan bahwa kredit mempunyai ciri persyaratan mudah, prosedur kredit yang sederhana, perwujudan atau realisasi cepat, biaya relatif ringan, lokasi lembaga kredit yang dekat dan mudah dijangkau, jaminan kredit yang relatif ringan, dan memberikan dampak positif. Sedangkan kriteria efektivitas penyaluran kredit menurut bank dapat dilihat dari bahwa penyaluran kredit tersebut mempunyai ciri jumlah dan frekuensi pinjaman nasabah tinggi, jumlah dan frekuensi tunggakkan nasabah rendah, dapat diterima semua golongan sasaran, dan mampu menyentuh sasaran secara luas dan beragam…dst |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148571 |
| Appears in Collections: | UT - Agronomy and Horticulture |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| A94rro.pdf Restricted Access | 2.98 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.