Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146004
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorLeiwakabessy, F.M.-
dc.contributor.advisorWiradinata, Otjim W.-
dc.contributor.authorManalu, Rohani-
dc.date.accessioned2024-04-17T04:23:50Z-
dc.date.available2024-04-17T04:23:50Z-
dc.date.issued2001-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146004-
dc.description.abstractLahan kering di Indonesia didominasi oleh tanah masam yang bermasalah seperti tanah Latosol. Salah satu kendala untuk meningkatkan produksi pangan pada tanah ini adalah ketersediaan P dan efisiensi pemupukan P rendah, karena pada pH rendah sebagian besar hara P diikat oleh Fe dan Al menjadi bentuk yang kurang tersedia bagi tanaman. Perbaikan efisiensi pemupukan P dapat dilakukan dengan pengapuran dan pemberian bahan organik. Di pihak lain pupuk P yang ditambahkan tidak seluruhnya dapat dimanfaatkan oleh tanaman, karena diretensi oleh tanah. Sisa pupuk yang tertinggal dapat menimbulkan efek residu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh residu pupuk P dari pertanaman padi gogo musim sebelumnya dengan berbagai tingkat ketersediaan P tanah terhadap produksi tanaman kedelai. Penelitian lapangan dilakukan di tanah Latosol Merah Gunung Sindur, Bogor menggunakan lahan bekas pertanaman padi gogo yang terdiri dari empat blok yaitu, blok A, B, C dan D dengan tingkat ketersediaan P yang berbeda-beda. Dosis pemupukan P pada pertanaman padi gogo untuk masing-masing petak dalam tiap blok adalah 0, 30, 60 dan 90 kg P2O5/ha. Penelitian dimulai setelah padi gogo dipanen dan jerami dipotong. Tanaman uji yang digunakan adalah kedelai varietas Willis dan perlakuan yang diberikan adalah kapur (1.5 ton/ha), pupuk dasar urea (150 kg/ha), Furadan (5 kg/ha) dan Dursban 75 L/ha) sedangkan sumber hara P dan K diharapkan dari residu pertanaman padi gogo musim sebelumnya. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari tiga ulangan sebagai kelompok dan empat taraf residu pemupukan P yaitu, P0 (0 kg P2O5/ha), P1 (30 kg P2O5/ha), P2 (60 kg P2O5/ha) dan P3 (90 kg P2O5/ha)…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh residu pupuk P dengan berbagai tingkat ketersediaan P tanah terhadap produksi tanaman kedelai (Glycine Max) pada tanah latosol merah (Oxic dystropept) Gunung Sindur, Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid
Appears in Collections:UT - Soil Science and Land Resources

Files in This Item:
File SizeFormat 
A01rma2.pdf
  Restricted Access
17.96 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.