Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143529
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAchyadi, R. Kurnia-
dc.contributor.authorPurnamawati, Ati-
dc.date.accessioned2024-03-26T04:12:30Z-
dc.date.available2024-03-26T04:12:30Z-
dc.date.issued1985-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143529-
dc.description.abstractLaktasi merupakan fase terakhir dari siklus reproduksi mammalia dimana didalamnya termasuk proses pembentukan dan pengeluaran air susu dari kelenjar mammae oleh suatu reflex neurohormonal. Kelenjar mammae merupakan kelenjar penghasil air susu, pada sapi terdiri dari empat buah kelenjar mammae yang ma- sing-masing disebut kuartir. Perkembangan kelenjar mammae dirangsang oleh hormon-hormon ovarium, pertumbuhan saluran dipelihara oleh estrogen dan pertumbuhan lobulialveoler oleh progesteron. Hormon-hormon yang terlibat dalam kontrol proses laktasi adalah Prolactin, Oxytocin, Cortison, ACTH, Insulin, Thyroxin, Vasopressin dan Epinephrin. Unsur utama yang terkandung dalam air susu yaitu protein, lemak, laktosa, mineral dan vitamin. Pembentukan air susu terjadi dalam sel epithel alveoli kelenjar mammae dan terjadi diantara dua masa pemerahan. Air susu dibentuk dari konstituen-konstituen darah, dimana mineral dan vitamin diserap langsung dari darah sedangkan protein, laktosa dan lemak disintesa dalam kelenjar mammae. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcMekanisme pengaturan proses laktasi pada sapiid
dc.titleMekanisme pengaturan proses laktasi pada sapiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
Appears in Collections:UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology

Files in This Item:
File SizeFormat 
B85APU.pdf
  Restricted Access
6.54 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.