Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/14294
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorFirmansyah, Adi
dc.date.accessioned2010-05-06T17:11:48Z
dc.date.available2010-05-06T17:11:48Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/14294
dc.description.abstractJaring kejer digunakan oleh nelayan Bondet untuk menangkap rajungan. Dalam pembuatan jaring, desain maupun ukuran alat tidak begitu diperhatikan. Biasanya nelayan membuat jaring berdasarkan pengalaman dan kebiasaan turun-temurun. Salah satu faktor dalam pembuatan jaring yang menentukan keberhasilan penangkapan rajungan adalah hang-in ratio. Sampai penelitian dilakukan, acuan mengenai hang-in ratio yang optimal jaring kejer di Perairan Bondet belum ada. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai hang-in ratio jaring kejer yang efektif terhadap hasil tangkapan rajungan. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Juli sampai Agustus 2003 yang berlokasi di Perairan Bondet Cirebon. Penelitian ini menggunakan tiga jenis jaring kejer masingmasing sebanyak satu pis dengan perlakuan mernbedakan nilai hang-in ratio. Jaring kejer perlakuan A dengan Hang-in ratio 0,44, perlakuan B dengan hang-in ratio 0,46 dan perlakuan C dengan Hang-in ratio 0,48. Setiap perlakuan dilakukan sepuluh kali ulangan. Hasil tangkapan jaring kejer selama penelitian berjumlah 72 ekor dari S jenis biota. Hasil tangkapan didominasi rajungan (Portunus pelagicus) sebanyak 42 ekor (58,33%). Hasil tangkapan rajungan paling banyak diperoleh dari jaring kejer dengan nilai hang-in ratio 0,46, berjumlah 17 ekor (40,48%). Rajungan yang tertangkap paling banyak berkelamin jantan, berjumlah 31 ekor (73,S1%). Panjang karapas rajungan yang tertangkap berkisar 4,O-6,5 cm, sedangkan lebar karapasnya berkisar antara 8,O-15,O cm. Berdasarkan panjang karapasnya, seluruh rajungan yang tertangkap termasuk ukuran layak tangkap, karena memiliki panjang 2 3,7 cm. Berdasarkan lebar karapas, rajungan yang tertangkap bernilai Rp 13.000,OO- 17.000,00 per kg, yang bernilai Rp 13.000,00 per kg berjumlah 13 ekor, sedangkan yang bernilai Rp 17.000,OO per kg berjumlah 29 ekor. 17.000,OO per kg, yang bernilai Rp 13.000,OO per kg berjumlah 13 ekor, sedangkan yang bernilai Rp 17.000,OO per kg berjumlah 29 ekor. Efektivitas jaring kejer adalah membandingkan jumlah hasil tangkapan dengan jumlah mata pada jaring kejer tiap perlakuan. Nilai efektivitas jaring kejer perlakuan berkisar antara 1,09.10"-1,79.10'*. Hasil uji kenormalan (Kolmogorov-Smimov Statistic) menunjukkan data efektivitas menyebar normal dengan nilai P-value = 0,200 pada perlakuan A, P-value = 0,200 pada perlakuan B dan P-value = 0,178 pada perlakuan C. Hasil analisis ragam (RAL,) menunjukkan bahwa perbedaan nilai hang-in ratio tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan rajungan.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKemampuan Jaring Kejer dengan Jumlah Mata Berbeda Dalam Menangkap Rajungan di Perairan Bondet Kabupaten Cirebon : Pengaruh Perbedaan Nilai Hang-in Ratio 0,44; 0,46; dan 0,48.id
Appears in Collections:UT - Aquatic Resources Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
C04afi_abstract.pdf
  Restricted Access
Abstract300.91 kBAdobe PDFView/Open
C04afi.pdf
  Restricted Access
Full text2.34 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.