Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142336
Title: Pengamatan Hama Heliothis armigera Hbn. (Lepidoptera, Noctuidae) dan Cnaphalocrocis medinalis Gn. (Lepidoptera, Pyralidae) Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) Di Wilayah Kerja Penyuluhan Pertanian Cibanggala, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat
Authors: Manuwoto, Syafrida
Hidayat, Idat
Issue Date: 1988
Publisher: IPB University
Abstract: Tujuan survei adalah untuk mengetahui serangan hama Heliothis armigera dan Cnaphalocrocis medinalis pada tanaman jagung rakyat, serta menduga intensitas dan luas serangannya. Tanaman jagung yang diamati adalah varietas Hibrida C-1 dan jagung lokal; tanaman jagung dekat persawahan, kurang lebih berjarak 10 meter dan tanaman jagung jauh dari persawahan, kurang lebih berjarak 200 meter. Tanaman yang diamati sudah mencapai fase generatif. Masing-masing diamati empat petak, dari tiap petak ditentukan 50 tanaman contoh secara sistematis. Pengamatan dilakukan tiga kali dengan selang waktu pengamatan 7 10 hari. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa intensitas maupun luas serangan Heliothis armigera dan Cnaphalocrocis medi- nalis meningkat pada pengamatan pertama, kedua dan ketiga. Intensitas serangannya pada pengamatan pertama, kedua dan ketiga berturut-turut 18.8 persen, 31.4 persen dan 53.2 persen dengan luas serangan 25.5 persen, 32.5 persen dan 55.5 persen. Sedangkan intensitas serangan H. armigera pada tanaman jagung lokal, pada pengamatan pertama, kedua dan ketiga berturut-turut 15.5 persen, 25.2 persen dan 31.3 persen dengan luas serangan 20.0 persen, 32.5 persen dan 39.5 persen. Intensitas dan luas serangan Heliothis armigera pada jagung Hibrida C-l lebih tinggi daripada jagung lokal. Intensitas dan luas serangan Cnaphalocrocis medinalis pada tanaman jagung dekat persawahan lebih tingġi caripada serangannya pada tanaman jagung jauh dari per- sawshan. Intensitas serangannya pada pengamatan pertama, kedua dan ketiga berturut-turut 4.5 persen, 5.2 persen dan 5.9 persen dengan luas serangan 66.0 persen, 71.5 persen dan 75.0 persen. Sedangkan pada tanaman jagung jauh dari persawahan, intensitas serangannya pada pengamatan pertama, kedua dan ketiga berturut-turut 1.7 persen, 2.1 persen dan 2.8 persen dengan luas serangan 36.0 persen, 40.5 persen dan 52.0 persen…
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142336
Appears in Collections:UT - Plant Protection

Files in This Item:
File SizeFormat 
A88ihi.pdf
  Restricted Access
5.74 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.