Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139359
Title: Pengaruh pemupukan urea dan tingkat penjarangan terhadap produksi rumput gajah, Pennisetum purpureum Schumach
Authors: Panca Dewi MHKS
Setiana, Agus
Purnamasari, Winda
Issue Date: 2006
Publisher: IPB University
Abstract: Peningkatan populasi ternak terutama untuk ternak ruminansia harus diimbangi oleh kecukupan dan ketersediaan hijauan sepanjang tahun. Hijauan potongan yang digunakan sebagai pakan domba di Ternak Domba Sehat diantaranya adalah rumput Gajah (Pennisetum purpureum Schumach). Pengembangan hijauan pakan umumnya dilakukan pada daerah yang tingkat kesuburannya rendah, sehingga untuk dapat memenuhi ketersediaan unsur hara dilakukan berbagai macam usaha. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan pemupukan urea sehingga dapat menyediakan unsur hara esensial yang dibutuhkan bagi pertumbuhan tanaman. Selain usaha pemupukan dilakukan juga penjarangan dengan mengurangi jumlah anakan sehingga akan mengurangi terjadinya persaingan dalam penggunaan unsur hara, air, radiasi matahari dan ruang tumbuh bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk urea dengan jumlah pemberian yang berbeda dan tingkat penjarangan serta kombinasinya terhadap produksi rumput Gajah. Penelitian dilaksanakan bulan Juli sampai Desember 2005, bertempat di Ternak Domba Sehat (Dompet Dhuafa Republika), Kecamatan Caringin, Bogor dan Laboratorium Agrostologi, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah jumlah pemberian pupuk urea yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 (UO), 50 (U1), 100 (U2), dan 150 (U3) kg/ha. Faktor kedua adalah penjarngan yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa penjarangan (PO), penjarangan 5 (P1), 10 (P2) dan 15 (P3) tanaman/rumpun. Peubah yang diamati selama penelitian antara lain tinggi vertikal rumput, jumlah anakan, diameter batang dan produksi berat kering. Teknik pelaksanaan penelitian meliputi pemetakan, penjarangan, pemupukan dan pemanenan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan U2 dan U3 mampu meningkatkan pertambahan tinggi vertikal. Rataan jumlah anakan yang lebih bagus diperoleh pada perlakuan P1 namun ketika interaksi terjadi pada panen 3 dan 4 maka perlakuan yang bagus adalah perlakuan PO dengan diberi U1, dan P3 tanpa pemupukan namun P3 lebih bagus menggunakan U2 karena akan meningkatkan produksi berat kering.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139359
Appears in Collections:UT - Nutrition Science and Feed Technology

Files in This Item:
File SizeFormat 
D06wpu.pdf
  Restricted Access
1.52 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.