Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137814
Title: Kualitas fisik pelet pakan ikan yang mengandung bahan dengan ukuran partikel berbeda pada proses reproduksi berkesinambungan
Authors: Sukria, Ahmad Heri
Trisyulianti, Erlin
Liynawati
Issue Date: 2005
Publisher: IPB University
Abstract: Produksi perikanan Indonesia dan kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap ikan menyebabkan meningkatnya kebutuhan pakan ikan yang berkualitas. Sifat penting yang harus dimiliki oleh pelet pakan ikan adalah ukuran partikel bahan baku yang halus dan daya apungnya di dalam air. Ukuran partikel bahan baku yang halus yang diperoleh dari proses penggilingan akan membentuk campuran bahan (pakan) yang homogen, pelet yang terbentuk lebih kompak dan padat sehingga pelet tidak mudah hancur serta umumnya bahan baku yang halus akan lebih mudah dicerna di dalam saluran pencernaan ikan. Proses produksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah proses produksi berkesinambungan (continuous process). Proses produksi yang berkesinambungan adalah alur proses produksi yang memproduksi pakan dengan melewati serangkaian mesin pemrosesan sehingga proses pengerjaan pakan dilakukan secara terus- menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh perubahan ukuran partikel bahan terhadap proses produksi berkesinambungan (continuous process) dan kualitas fisik pelet ransum ikan. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah waktu produksi, penyusutan bahan, lama proses pendinginan dan kualitas fisik bahan dan pelet yang meliputi kadar air, berat jenis, daya ambang, sudut tumpukan, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, stabilitas pelet dalam air, densitas dan durability index. Penelitian ini menggunakan ransum uji dengan tiga perlakuan berupa penggilingan bahan (jagung dan bungkil kedelai) dengan menggunakan screen yang berbeda yaitu 5, 3 dan 2 mm. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data yang diperoleh dianalisa dengan analisis yang disajikan secara deskriptif dan uji sidik ragam yang jika memiliki perbedaan yang nyata akan dilanjutkan dengan uji kontras ortogonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi pakan ikan sebanyak 50 kg di Bagian Industri Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor menunjukkan kisaran waktu produksi antara 33,9-35,8 menit, total penyusutan bahan sebesar 4,79-6,77% dan suhu pelet selama pendinginan 30 menit menunjukkan suhu pelet yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan suhu pelet setelah pendinginan selama 40 dan 50 menit. Ransum yang mengandung bahan baku dengan ukuran partikel yang halus cenderung menghasilkan waktu produksi yang lebih lama, tingkat penyusutan bahan yang lebih tinggi namun memiliki kekompakkan, kepadatan dan kestabilan pelet yang baik di dalaın air.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137814
Appears in Collections:UT - Nutrition Science and Feed Technology

Files in This Item:
File SizeFormat 
D05liy.pdf
  Restricted Access
7.96 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.