Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137812
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorNahrowi-
dc.contributor.advisorWiryawan, KOmang G.-
dc.contributor.authorSuminar, Antonius Azis-
dc.date.accessioned2024-02-07T00:51:04Z-
dc.date.available2024-02-07T00:51:04Z-
dc.date.issued2005-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137812-
dc.description.abstractSuatu penelitian telah dilakukan di kandang domba Percobaan Kelurahan Laladon Bogor dengan tujuan mengevaluasi kualitas ransum komplit berbahan baku jerami padi dan onggok yang mendapatkan perlakuan cairan rumen terhadap produktivitas domba. Dua belas ekor domba lokal jantan dengan rataan bobot badan 17,75 + 2,35 kg digunakan dalam penelitian ini. Domba dibagi menjadi tiga kelompok ternak berdasarkan bobot badan. Tiap kelompok ternak diberi salah satu dari empat perlakuan ransum; I. Ransum yang mengandung jerami padi dan onggok tanpa perlakuan (R1); II. Ransum yang mengandung jerami padi dengan perlakuan amoniasi dan onggok tanpa perlakuan (R2); III. Ransum yang mengandung jerami padi dengan perlakuan cairan rumen dan onggok tanpa perlakuan (R3); IV. Ransum yang mengandung jerami padi tanpa perlakuan dan onggok dengan perlakuan cairan rumen (R4). Ransum diberikan sebanyak 3,5 % bobot badan dan air minum ad libitum. Penelitian dilakukan selama 9 minggu dengan 2 minggu pertama sebagai masa adaptasi dan pengamatan selama 7 minggu. Peubah yang diamati adalah palatabilitas ransum, kecernaan dan aktivitas ruminasi. Data dari rancangan acak kelompok dianalisa menggunakan ANOVA, dan jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji jarak duncan. Ransum perlakuan nyata (P<0,05) mempengaruhi kecernaan tetapi tidak nyata mempengaruhi palatabilitas dan aktivitas ruminasi. Kecernaan bahan kering pada perlakuan R2 lebih tinggi dari perlakuan R1, R3 dan R4 masing-masing sebesar 6,57%, 4,18% dan 6,69%. Kecernaan bahan kering pada kelompok bobot badan 3 lebih tinggi dari pada kelompok bobot badan 1 sebesar 5,03 %. Kecernaan bahan organik perlakuan R2 lebih tinggi sebesar 6,42% dibandingkan dengan perlakuan RI sedangkan pada kelompok bobot badan 3 kecernaan bahan organik lebih besar 4,59 % dari pada kelompok bobot badan 1. Dapat disimpulkan bahwa perlakuan cairan rumen pada jerami padi dan onggok belum mampu meningkatkan efisiensi ruminasi (frekuensi ruminasi rendah dan lama ruminasi singkat) dan nilai koefisien cerna bahan kering, bahan organik dan palatabilitas ransum.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcDombaid
dc.subject.ddcJerami padiid
dc.titlePalatabilitas, kecernaan dan aktivitas ruminasi domba lokal yang diberi ransum komplit berbahan baku jerami padi hasil olahan cairan rumen dan amoniasiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordKecernaanid
dc.subject.keywordRuminasiid
dc.subject.keywordOnggokid
dc.subject.keywordAmoniasiid
dc.subject.keywordCairan Rumenid
Appears in Collections:UT - Nutrition Science and Feed Technology

Files in This Item:
File SizeFormat 
D05aas.pdf
  Restricted Access
5.32 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.