Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136891
Title: Uji karakteristik teknik mesin siklon tipe udara produksi CV Wira Agro Utama
Authors: Irwanto, Abdul Kohar
Wiraatmadja, Sutedja
Siregar, Wiyana Levi Santi
Issue Date: 2002
Publisher: IPB University
Abstract: CV. Wira Agro Utama adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perancangan dan produksi alat dan mesin pertanian. Salah satu produk dari CV. Wira Agro Utama berupa mesin siklon tipe udara. Sebagaimana layaknya suatu industri desain alsintan (alat mesin pertanian), maka aspek kelayakan mutlak diutamakan. Aspek kelayakan ditentukan melalui serangkaian uji, diantaranya uji kinerja (performansi), sehingga alat dan mesin pertanian tersebut dioperasikan secara optimal dan efisien. Sebelum mesin siklon tersebut dipasarkan, uji kinerja juga dilakukan, agar dapat dioperasikan secara optimal dan efektif oleh pengguna ataupun konsumen. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk memperoleh karakteristik teknik siklon, yang mencakup kecepatan putar yang optimal, suplai daya motor listrik yang mencukupi, serta debit pemasukan udara dan laju pengumpanan bahan yang sesuai. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mendapatkan biaya pokok produksi per kg bahan (produk). Siklon adalah mesin pemisah bahan yang memanfaatkan gaya sentrifugal yang bekerja pada bahan. siklon juga digunakan sebagai penyalur/ transportasi (conveying) pada industri bahan pangan ataupun hasil pertanian, seperti yang diterapkan pada industri produksi tepung terigu. Bahan (partikel halus) yang berada dalam udara masuk secara tangensial dan membentuk gerakan sehingga menghasilkan gaya sentrifugal pada bahan dan udara, yang sebanding dengan gaya sentripetal pada dinding siklon. Namun pada saat bahan memasuki siklon, bahan dan udara akan bergesekan dengan dinding siklon. Gaya gesek ini mengakibatkan kecepatan bahan berkurang pada permukaan dinding siklon, sementara kecepatan udara relatif konstan. Karena adanya perbedaan kecepatan tersebut, bahan dapat terpisah dari udara pembawanya. Selain itu, kecepatan bahan yang turun juga dipengaruhi oleh gaya gravitasi yang bekerja pada bahan. Sistem pipa biasanya digunakan untuk perpindahan fluida dari suatu titik acuan ke titik lainnya. Sebagaimana suatu sistem, hukum kekekalan energi tetap berlaku, yang berarti terjadi keseimbangan antara energi yang masuk dengan yang keluar dalam sistem tersebut, yang diwakilkan oleh Persamaan Bernoulli. Data hasil penelitian ini berlaku untuk produk tepung beras dengan kadar air basis basah 12%. Pada mesin siklon tipe udara produksi CV. Wira Agro Utama ini, daya ditransmisikan melalui sistem sabuk dan puli. Kelemahan dari sistem transmisi ini adalah terjadinya slip antara sabuk dan puli yang mengakibatkan kehilangan energi (loss energy), sehingga mempengaruhi efisiensi tenaga dari mesin siklon tersebut. Selain akibat slip pada trnasmisi daya, loss energy juga disebabkan penggunaan bantalan, panas mesin akibat kerja (heat loss) dan friksi antar komponen. Akan tetapi, berdasarkan data hasil penelitian yang telah dilakukan, tidak dapat ditentukan nilai efisiensi tenaga maupun loss energy yang terjadi pada sistem transmisi ini, karena tidak diketahuinya besar daya yang digunakan untuk menggerakkan puli/ sistem transmisi tersebut.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136891
Appears in Collections:UT - Agricultural and Biosystem Engineering

Files in This Item:
File SizeFormat 
F02wls.pdf
  Restricted Access
7.04 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.