Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136290| Title: | Studi Populasi Ikan Tebar Dan Ikan Asli Di Perairan Waduk Notopuro Dan Saradan Kabupaten Madiun, Jawa Timur |
| Authors: | Suwignyo, Pong Raharjo M.F Hidayati, Rahayu Nur |
| Issue Date: | 1989 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Penelitian ini dilaksanakan dari awal bulan Maret hingga Agustus 1988 di Waduk Notopuro dan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan. sesungguhnya potensi perairan Waduk Notopuro dan Waduk Saradan dan seberapa jauh kemungkinan pengembangan pengelolaan perikanan di kedua waduk tersebut dapat ditingkatkan. Waduk Notopuro dan Waduk Saradan merupakan waduk irigasi yang didirikan tahun 1945 di wilayah Kabupaten Madiun. Kegiatan perikanan merupakan kegiatan tambahan dengan pola perikanan sistem tebar. Ikan contoh yang dianalisis diambil secara acak dari seluruh hasil tangkapan yang telah diukur panjang dan ditimbang beratnya.. Penangkapan dilakukan dengan jala tebar yang bermata jaring 3 cm dan panjang jala 6 m, yang dioperasikan oleh nelayan setempat. Dari pengukuran beberapa parameter perairan, dapat dikatakan bahwa secara umum Waduk Saradan lebih layak dalam mendukung kehidupan ikan dibandingkan dengan Waduk Notopuro. Makanan utama ikan tawes dan mujair adalah sama, yaitu debris, dengan nilai Cih (0,82), (0,79), dan (0,80) menunjukkan bahwa antara kedua ikan tersebut sangat mungkin terjadi kompetisi jika sediaan makanan di perairan terbatas. Makanan utama ikan gabus dan lele muda adalah sama, yaitu udang dan ikan (anak ikan), tetapi berubah sesuai tingkah lakunya dengan semakin dewasanya kedua ikan tersebut. Hal itu ditunjukkan dengan Cih (0,88) menjadi (0,54) sehingga kemungkinan bersaing adalah kecil. Pengelompokan kesamaan makanan dengan dendogram menunjukkan bahwa di perairan Waduk Notopuro terdapat dua kelompok, yaitu kelompok herbivor (mujair, wader, dan tawes) dan kelompok karnivor (gabus dan lele). Faktor kondisi ikan mujair dengan tawes menunjukkan keadaan yang berbalik, diduga dipengaruhi oleh kesamaan makanan kedua ikan tersebut. Untuk ikan wader pari fluktuasi faktor kondisi dipengaruhi oleh perubahan. struktur populasi, sedangkan ikan lele dan gabus fluktuasinya dipengaruhi oleh sediaan makanan yang berkurang dan kondisi perairan yang memburukā¦dst |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136290 |
| Appears in Collections: | UT - Aquatic Resources Management |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| C89rnh.pdf Restricted Access | 16.88 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.