Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135868Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Khotijah, Lilis | - |
| dc.contributor.advisor | Despal | - |
| dc.contributor.author | Karo-Karo, Gloria Valentina | - |
| dc.date.accessioned | 2024-01-24T04:03:15Z | - |
| dc.date.available | 2024-01-24T04:03:15Z | - |
| dc.date.issued | 2012 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135868 | - |
| dc.description.abstract | Pakan yang dihasilkan oleh produsen pakan biasanya dalam bentuk ransum komplit (mix) dengan komposisi bahan tertentu akan tetapi sulit untuk mengetahui kesesuaian formulasi pakan yang diterapkan terhadap kebutuhan ternak dan efisiensi penggunaan pakan. Harga pakan yang murah tidak selalu menjamin biaya produksi yang ekonomis. Hal ini disebabkan kecernaan pakan yang rendah, sehingga seorang formulator hendaknya memiliki pengetahuan yang baik dalam landasan dan aplikasi ilmu nutrisi. Untuk mengetahui kesesuaian formulasi pakan di lapangan, dapat digunakan teknik pemberian pakan dengan sistem bebas pilih. Prinsip dasar sistem pemberian pakan bebas pilih adalah memberikan kebebasan kepada ternak dalam memilih makanannya sendiri sesuai dengan naluri sehingga diperoleh komposisi ransum yang tepat sesuai dengan kebutuhan ternak Penelitian ini bertujuan untuk mencari susunan ransum starter pedet periode lepas sapih berdasarkan konsumsi bebas pilih, serta membandingkan kecernaan ransum dan efisiensi penggunaan pakan antara perlakuan ransum bebas pilih dan ransum mix. Penelitian ini menggunakan 8 ekor pedet peranakan Friesian Holstein (PFH) periode lepas sapih jantan berumur 4 bulan dengan bobot badan 77,25 ± 10,43 kg. Perlakuan terdiri dari perlakuan bebas pilih dan perlakuan mix. Peubah yang diamati adalah konsumsi zat makanan ransum, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, kecernaan serat kasar, serta kecernaan ADF dan NDF ransum. Ransum digunakan dalam penelitian ini adalah P1: starter bebas pilih yang terdiri dari jagung, pollard, bungkil kedelai, bungkil kelapa, onggok yang semuanya diberikan secara ad libitum. P2: starter mix (38,65% jagung + 19,33% pollard + 14,49% bungkil kedelai + 14,49% bungkil kelapa + 9,66% onggok + 3,38 mineral mix) dengan kandungan zat makanannya, yaitu BK 83,19%, PK 18,55%, SK 7,02%, TDN 75,38%, Ca 0,94% dan P 0,62%. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan dan 4 ulangan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA). Sistem pemberian pakan bebas pilih menghasilkan susunan ransum starter, yaitu 37,84% jagung, 19,60% pollard, 26,08% bungkil kedelai, 10,30% bungkil kelapa, 5,03% onggok dan 1,14% mineral mix dengan komposisi zat makanannya, yaitu BK 85,94%, PK 23,36%, SK 6,35%, TDN 77,63%, Ca 0,48% dan P 0,68%. Hasil susunan ransum bebas pilih menunjukkan bahwa pedet yang diberi pakan bebas pilih akan menyusun ransum dengan proporsi yang tinggi pada bahan pakan yang mengandung energi dan protein tinggi. ... | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Animal Science | id |
| dc.subject.ddc | Nutrition and Feed Technology | id |
| dc.subject.ddc | Bogor | id |
| dc.subject.ddc | Jawa Barat | id |
| dc.title | Kecernaan Ransum yang Diberi dengan Sistem Bebas Pilih pada Pedet Peranakan Friesian Holstein Periode Lepas Sapih | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Starter mix | id |
| dc.subject.keyword | Digestibility | id |
| dc.subject.keyword | Cafetaria feeding | id |
| dc.subject.keyword | Post weaning | id |
| Appears in Collections: | UT - Nutrition Science and Feed Technology | |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| D12gvk.pdf Restricted Access | 1.03 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.