Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135844
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSuryati, Tuti-
dc.contributor.advisorWulandari, Zakiah-
dc.contributor.authorZahro, Novita Latifatuz-
dc.date.accessioned2024-01-24T03:36:19Z-
dc.date.available2024-01-24T03:36:19Z-
dc.date.issued2012-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135844-
dc.description.abstractDendeng merupakan bahan pangan semi basah sehingga memiliki umur simpan yang relatif lebih lama dibanding makanan basah. Dendeng merupakan produk tradisional khas Indonesia yang pada umumnya terbuat dari daging sapi yang dikeringkan dan diberi bumbu seperti gula, garam dan rempah-rempah. Penambahan bumbu berupa rempah-rempah dalam pembuatan dendeng selain berfungsi untuk memperkaya rasa juga berfungsi sebagai antioksidan. Komponen fenolat yang terkandung dalam beberapa rempah-rempah, seperti thiosulfinates dalam bawang putih, senyawa flavonoid dalam lengkuas dan piperine dalam merica telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan. Penggorengan merupakan tahap pengolahan dendeng sebelum dikonsumsi yang biasanya didahului dengan proses perendaman. Proses perendaman ditujukan untuk menghindari kegosongan dan meningkatkan keempukan dendeng. Namun demikian proses perendaman dapat melarutkan bumbu-bumbu yang terdapat pada dendeng sehingga dapat mengurangi kandungan senyawa fenolat yang terdapat pada dendeng. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh perendaman dendeng sebelum penggorengan terhadap mutu organoleptik, total fenolat dan tingkat oksidasi dendeng. Penelitian ini diawali dengan tahap pembuatan dendeng, setelah itu dilanjutkan dengan penggorengan dendeng yang sebelumnya dilakukan perlakuan perendaman dan nonperendaman terlebih dahulu. Sampel hasil penggorengan kemudian diuji mutu organoleptik, nilai kadar air dan aktivitas air (aw), total senyawa fenolat dan tingkat oksidasinya melalui pengukuran bilangan peroksida. Pengujian mutu organoleptik dendeng meliputi warna, aroma, tingkat kelembaban, tingkat keempukan dan intensitas rasa khas dendeng (hanya dilakukan pada dendeng matang). Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah metode penyiapan prapenggorengan dendeng yang berbeda berupa dendeng matang nonperendaman dan matang dengan perendaman, selain itu terdapat pula perlakuan dendeng mentah sebagai kontrol. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnimal Scienceid
dc.subject.ddcAnimal Production and Technologyid
dc.subject.ddcBogorid
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.titleMutu Organoleptik, Total Fenolat dan Tingkat Oksidasi Dendeng Sapi dengan Metode Penyiapan Prapenggorengan yang Berbedaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordDendengid
dc.subject.keywordPhenolic compoundsid
dc.subject.keywordPrefrying methodid
Appears in Collections:UT - Animal Production Science and Technology

Files in This Item:
File SizeFormat 
D12nlz.pdf
  Restricted Access
5.77 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.