Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135738Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Sapei, Asep | - |
| dc.contributor.author | Hermawan, Iwan | - |
| dc.date.accessioned | 2024-01-23T06:54:58Z | - |
| dc.date.available | 2024-01-23T06:54:58Z | - |
| dc.date.issued | 2003 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135738 | - |
| dc.description.abstract | Irigasi tetes merupakan suatu metode pemberian air kepada tanaman yang dapat memberikan efisiensi dan efektifitas yang lebih tinggi dibandingkar dengan metode pemberian lainnya. Keberhasilan irigasi tetes ditentukan oleh penyebaran kadar air tanah didaerah perakaran yang menunjang pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola penyebaran kadar air pada irigasi tetes dengan pemberian air secara kontinu. Pada penelitian ini akan mengkaji pola penyebaran kadar air pada irigasi tetes tanpa tanaman dan dengan tanaman (selama 1 minggu) serta melihat pengaruh penyebaran air terhadap pertumbuhan tanaman kangkung selama satu minggu pertama dengan pemberian air secara kontinu. Penelitian ini dilakukan pada irigasi tetes dengan satu penetes dan dua penetes. Media tanam yang digunakan dalam penelitian ini berupa arang sekam, yang mempunyai kadar air 10.70% volume pada kapasitas lapang, 6.92% volume pada titik layu permanen. Media ini mempunyai densitas lapang sebesar 0.17 gr/cm³. Diperoleh bahwa penyebaran kadar air pada irigasi tetes yang diberikan secara kontinu dengan satu penetes akan semakin lebar bila debit pemberian diperbesar atau pemberian semakin lama. Sedangkan kadar air tanah yang sama pada irigasi tetes dengan dua penetes cenderung tersebar semakin mendatar bila debit diperbesar atau pemberian semakin lama. Penyebaran kadar air pada irigasi tetes dengan pemberian secara kontinu lebih baik dibandingkan dengan penyebaran kadar air yang dilakukarı secara terputus, karena lebih dapat menekan besarnya fluktuasi kadar air. Hubungan antara rata-rata kadar air dengan waktu baik yang dilakukan secara kontiau maupun terputus mempunyai nilai korelasi yang rendah. Hal ini terjadi karena adanya evaporasi dan evapotranspirası. Pemberian air secara kontinu lebih baik pengaruhnya terhadap laju pertumbuhan tanaman dibandingkan dengan pemberian air secara terputus. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Kajian penyebaran kadar air tanah pada irigasi tetes dengan pemberian air secara kontinu dan terputus | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| Appears in Collections: | UT - Agricultural and Biosystem Engineering | |
Files in This Item:
| File | Size | Format | |
|---|---|---|---|
| F03ihe.pdf Restricted Access | 19.43 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.