Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134285
Title: Pendugaan asam amino biji jagung Zea mays secara cepat, simultan dan non destruktif dengan teknologi Near Infrared
Authors: Budiastra, I Wayan
Ratnawati, Waris Eka
Issue Date: 2004
Publisher: IPB University
Abstract: Jagung merupakan salah satu palawija (tanaman pangan non-padi) yang paling utama di Indonesia. Komoditi ini sering disebut juga sebagai tanaman pengelak resiko karena posisinya sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras. Sumbangan jagung yang langsung dikonsumsi oleh manusia sekitar 10% dari total masukan protein dan kalori. Besarnya konsumsi jagung di Indonesia tidak diiringi besarnya produksi jagung yang mencapai 10.9 juta ton pada tahun 2002. Akibatnya pemerintah harus mengimpor jagung sebanyak 500 000 ton. Produksi jagung yang digunakan sebagai bahan baku industri pakan sebesar 2.981 juta ton. Pengukuran kandungan asam amino dengan analisis kimia cukup rumit, memakan waktu yang lama, mahal dan membutuhkan tenaga ahli intensif disamping membutuhkan ruangan yang luas sebagai laboratorium. Kendala dalam metode tradisional tersebut dapat diatasi dengan metode NIR (Near Infrared) yang bersifat non destruktif dan akurat. Teknologi NIR dapat menganalisa kandungan kimia dari bahan pangan dan pakan dengan waktu yang cepat, teliti, lebih sederhana, tidak berbahaya dan ekonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menduga kandungan asam amino biji jagung dengan menggunakan teknologi Neur Infrared secara cepat, simultan dan non destruktif. Infra merah dekat merupakan bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik dimana panjang gelombangnya sedikit diatas daerah tampak yaitu antara 700 - 2500 nm. Selain itu daerah infra merah dekat memiliki energi yang relatif rendah dan stabil, dalam interaksi terhadap molekul-molekul hanya akan menimbulkan vibrasi ikatan inter- atomic (Osborne et. al, 1993). Informasi utama yang dapat diperoleh dari interaksi cahaya ini dengan bahan organik adalah stretching dan bending ikatan dasar kimia yaitu -CH, -OH dan -NH (Murray dan Williams, 1986 dalam Dryden 2003). Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jagung (Zea mays) yang diperoleh dari Balai Penelitian Bioteknologi, Cimanggu. Jagung yang digunakan adalah varietas Arjuna untuk lokal, sedangkan untuk hibrida digunakan varietas CP12 dan C7 dengan tingkat kadar air 4 13%, karbohidrat 73 - 82%, protein 7-10% dan lemak 38%. Alat yang digunakan pada penelitian ini antara lain sistem NIR dan seperangkat komputer Pengukuran kadar asam amino referensi dilakukan dengan metode HPLC di Balai Penelitian Pasca Panen, Cimanggu, Bogor. ...
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134285
Appears in Collections:UT - Agricultural and Biosystem Engineering

Files in This Item:
File SizeFormat 
F04wer.pdf
  Restricted Access
23.24 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.