Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131535
Title: Pengaruh Gaya Hidup dan Kerentanan Keuangan terhadap Minat Menggunakan Peer-to-Peer Lending pada Ibu Rumah Tangga
Other Titles: The Effect of Lifestyle and Financial Vulnerability toward Housewives Intention to Use Peer-to-Peer Lending
Authors: Johan, Irni Rahamayani
Palufi, Rifka Fadila
Issue Date: 2023
Publisher: IPB University
Abstract: Peer-to-Peer (P2P) lending merupakan layanan keuangan dengan cakupan pada area pembiayaan (pinjaman) berbasis teknologi. Selain dapat menjadi solusi saat kesulitan keuangan P2P lending juga membuat sebagian masyarakat memprioritaskan gaya hidup dibandingkan biaya hidup. Beberapa P2P lending ilegal sengaja memanfaatkan kesulitan keuangan sebagian masyarakat di masa pandemi Covid-19 dan berpotensi merugikan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan pengaruh karakteristik responden, gaya hidup, dan kerentanan keuangan terhadap minat menggunakan P2P lending pada ibu rumah tangga. Penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan pengisian kuesioner secara online. Jumlah responden sebanyak 230 ibu rumah tangga yang belum pernah menggunakan P2P lending di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup dan kerentanan keuangan memiliki hubungan positif signifikan dengan minat menggunakan P2P lending. Hasil uji regresi logistik menunjukkan jumlah jenis pinjaman dan gaya hidup secara positif signifikan memengaruhi minat menggunakan P2P lending.
Peer-to-Peer (P2P) lending is a financial service with a coverage in the area of technology-based financing (loans). In addition to being a solution when financial difficulties P2P lending also makes some people prioritize lifestyle over living costs. Some illegal P2P lending deliberately takes advantage of the financial difficulties of some people during the Covid-19 pandemic and has the potential to harm the community. This study aims to analyze the relationship and effect of respondent characteristics, lifestyle, and financial vulnerability toward housewives intention to use P2P lending. The study used a purposive sampling method by filling out online questionnaires. The number of samples were 230 housewives who had never used P2P lending in the areas of Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang and Bekasi. The results show that lifestyle and financial vulnerability had a significant positive relationship with intention to use P2P lending. The results of the logistic regression test show that the number of loan types and lifestyle have a positive significant effect on intention to use P2P lending.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131535
Appears in Collections:UT - Family and Consumer Sciences

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Lembar Pengesahan, Prakata, Daftar Isi (1).pdf
  Restricted Access
Cover479.66 kBAdobe PDFView/Open
I24170051_Rifka Fadila Palufi.pdf
  Restricted Access
Fulltext847.96 kBAdobe PDFView/Open
Lampiran.pdf
  Restricted Access
Lampiran216 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.