Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131286| Title: | Analisis transformasi struktural dan ketimpangan antardaerah di provinsi Kalimantan Timur tahun 2002-2008 |
| Authors: | Anggraeni, Lukytawaty Kartiasih, Fitri |
| Issue Date: | 2010 |
| Publisher: | Bogor Agricultural University (IPB) |
| Abstract: | Tolok ukur keberhasilan pembangunan ekonomi daerah dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi, struktur ekonomi dan semakin kecilnya ketimpangan pendapatan antarpenduduk, antardaerah dan antarsektor. Pembangunan yang dilaksanakan sejauh ini cukup mampu mendorong peningkatan laju pertumbuhan ekonomi, tetapi dalam banyak kasus relatif tidak bisa mengurangi ketimpangan (disparity). Provinsi Kalimantan Timur adalah contoh provinsi yang mengalami “growth without development”: pertumbuhan ekonomi daerah memang terjadi namun pembangunan tidak dinikmati oleh sebagian besar rakyat Kalimantan Timur (Mubyarto, 2005). Hal ini dapat dilihat dari indeks eksploitasi dan angka kemiskinan di Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi struktural di Provinsi Kalimantan Timur pada periode tahun 2002-2008, mengklasifikasikan kabupaten/kota menurut tingkat pertumbuhan dan pendapatan per kapitanya, menganalisis tingkat ketimpangan pendapatan antarkabupaten/kota dan mengetahui hubungan antara pendapatan per kapita dengan ketimpangan pendapatan. Penelitian ini menggunakan Analisis Deskriptif, Tipologi Klassen, Indeks Williamson, Indeks Entropi Theil dan Hipotesis Kuznets. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terjadi transformasi struktural di Provinsi Kalimantan Timur. Berdasarkan analisis Tipologi Klassen dengan migas, kabupaten/kota mengelompok di kuadran ketiga (klasifikasi daerah berkembang cepat). Tanpa migas, kabupaten/kota mengelompok di kuadran keempat (klasifikasi daerah relatif tertinggal). Berdasarkan analisis Indeks Williamson dan Indeks Entropi Theil menunjukkan bahwa tingkat ketimpangan antardaerah di Kalimantan Timur sangat tinggi baik dengan migas maupun tanpa migas. Hal ini disebabkan oleh perbedaan kondisi demografi dan kelimpahan sumberdaya alam yang dimiliki oleh masing-masing kabupaten/kota serta sangat bervariasinya PDRB per kapita antarkabupaten/kota… |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131286 |
| Appears in Collections: | UT - Economics and Development Studies |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| H10fka.pdf Restricted Access | Fulltext | 624.89 kB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.