Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131200
Title: Estimasi nilai kerugian ekonomi dan willingness to pay masyarakat akibat pencemaran air tanah: studi kasus di Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara
Authors: Ismail, Ahyar
Perkasa, Bryan Adha Langga
Issue Date: 2010
Publisher: Bogor Agricultural University (IPB)
Abstract: Air merupakan unsur penting dalam kehidupan manusia. Air dibutuhkan dalam setiap aktifitas manusia baik untuk kebutuhan domestik maupun industri. Manusia mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhannya melalui beberapa sumber yaitu air permukaan seperti sungai dan danau, lengas tanah, dan air tanah. Air tanah merupakan sumber air bersih utama bagi manusia. Saat ini ketersediaan air bersih dari air tanah semakin berkurang. Hal ini disebabkan karena adanya kerusakan air tanah akibat pencemaran yang sebagian besar merupakan dampak dari aktifitas manusia. Aktifitas manusia yang menyebabkan pencemaran air tanah antara lain kegiatan industri yang menghasilkan limbah pabrik, aktifitas pertanian (seperti penggunaan pestisida), aktifitas rumah tangga seperti kegiatan MCK, serta pengambilan air tanah berlebihan yang mengakibatkan intrusi air laut. Kelurahan Kapuk Muara yang terletak di Jakarta Utara merupakan salah satu daerah yang air tanahnya telah tercemar. Hal ini dikarenakan lokasi Kapuk Muara merupakan kawasan industri sehingga air tanahnya sangat rawan tercemar oleh limbah pabrik. Air tanah di Kelurahan Kapuk Muara juga telah terkena intrusi air laut akibat letaknya yang berada di pesisir Jakarta. Pencemaran air tanah di Kelurahan Kapuk Muara ini menimbulkan kerugian bagi masyarakat setempat akibat adanya biaya yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi karakteristik sosial ekonomi masyarakat di Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara, (2) mengestimasi kerugian ekonomi masyarakat Kelurahan Kapuk Muara akibat pencemaran air tanah, (3) mengestimasi nilai willingness to pay dari masyarakat untuk perbaikan kualitas air tanah di Kelurahan Kapuk Muara. Tujuan pertama yaitu identifikasi karakteristik sosial ekonomi masyarakat Kapuk Muara dilakukan analisis secara deskriptif. Tujuan kedua yaitu mengestimasi besarnya kerugian ekonomi masyarakat akibat pencemaran air tanah digunakan metode averting behavior method (ABM) yang terdiri dari replacement cost, cost of illness, dan preventive expenditure. Tujuan ketiga yaitu memperoleh nilai kebersediaan responden untuk membayar (WTP) terhadap program perbaikan kualitas air tanah digunakan pendekatan Contingent Valuation Method (CVM)…
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131200
Appears in Collections:UT - Resources and Environmental Economic

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
H10bal1.pdf
  Restricted Access
Fulltext885.33 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.