Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129615
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSuci, Dwi Margi-
dc.contributor.advisorHermana, Widya-
dc.contributor.authorSabtiadi, Yoki-
dc.date.accessioned2023-11-01T02:37:01Z-
dc.date.available2023-11-01T02:37:01Z-
dc.date.issued2004-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129615-
dc.description.abstractProgram pemberian ransum (feeding program) merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha peternakan ayam broiler disamping seleksi genetik (breeding) dan kegiatan operasional (management). Bobot hidup dan kualitas karkas yang tinggi dengan tingkat mortalitas yang rendah dan efisiensi pakan yang tinggi mengindikasikan keberhasilan usaha peternakan ayam broiler. Ayam broiler sangat rentan terhadap serangan penyakit terutama pada periode awal pertumbuhan dan salah satunya adalah koksidiosis. Oleh karena itu, imbuhan pakan (feed additives) yang bersifat mencegah terjadinya koksidiosis secara umum ditambahkan ke dalam ransum dan salah satunya adalah monensin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari program pemberian ransum yang berbeda dan pengaruh penambahan monensin 100 mg/kg terhadap bobot dan kualitas karkas ayam broiler umur 4 minggu. Ransum disusun dengan nilai imbangan energi dan protein berdasarkan rekomendasi Scott et al. (1982) yaitu 3.004,47 kkal/kg dan protein 24,89 % (0-2 minggu) dan 3.091,04 kkal/kg dan 20,80 % (2-4 minggu) dan berdasarkan rekomendasi NRC (1971) yaitu 3.205,98 kkal/kg dan 23,12 % (0-4 minggu). Ransum diberikan pada ayam broiler dari umur sehari (DOC) hingga umur 4 minggu berdasarkan periode pemberian ransum yang direkomendasikan. Ransum dan air minum diberikan ad libitum. Penelitian terdiri dari 2 x 2 perlakuan dengan 3 ulangan yaitu program pemberian ransum menurut Scott et al. (1982) dengan dan tanpa penambahan monensin 100 mg/kg dan menurut NRC (1971) dengan dan tanpa penambahan monensin 100 mg/kg. Data di analisa menggunakan Analisa Ragam (ANOVA) untuk Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial (RAL Faktorial), jika memberikan hasil yang nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Duncan untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberian ransum menurut Scott et al. (1982) menghasilkan bobot hidup, persentase bobot karkas dan persentase hobot ofal terdiri dari persentase bobot darah, total organ dalam, total kepala, leher dan kaki dan lemak abdominal yang tidak berbeda nyata (P>0,05) kecuali untuk persentase bobot bulu nyata lebih tinggi (P<0,05) dibandingkan program pemberian Tansum menurut NRC (1971). Penambahan monensin 100 mg/kg menghasilkan bobot hidup, persentase bobot karkas dan persentase ofal yang tidak berbeda nyata (p>0,05) dibandingkan tanpa kandungan monensin (0 mg/kg). Program pemberian ransum dan penambahan monensin tidak memperlihatkan interaksi terhadap bobot hidup, persentase bobot karkas dan persentase ofal. Secara umum program emberian ransum menurut Scott et al. (1982) dan NRC (1971) sesuai untuk emeliharaan ayam broiler hingga umur 4 minggu dan tidak perlu dilakukan penambahan monensin 100 mg/kg sebagai antikoksidia (koksidiostat) ditinjau dari obot hidup dan kualitas karkas yang dihasilkan tidak berbeda nyata.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural Universityid
dc.subject.ddcPeternakanid
dc.subject.ddcnutrisiid
dc.subject.ddcpakan ternakid
dc.subject.ddcFeedid
dc.titlePengaruh program pemberian ransum dan kandungan monensin terhadap bobot hidup dan kualitas karkas ayam broiler umur 4 mingguid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAyam Broilerid
dc.subject.keywordProgram pemberian ransumid
dc.subject.keywordmonensinid
dc.subject.keywordbobot hidupid
dc.subject.keywordpersentase bobot ofalid
dc.subject.keywordkualitas karkasid
Appears in Collections:UT - Nutrition Science and Feed Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
D04YSA.pdf
  Restricted Access
Fullteks1.9 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.