Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128917Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Rukmiasih | - |
| dc.contributor.advisor | Hardjosworo, Peni S. | - |
| dc.contributor.author | Kelana, Ade Irwan | - |
| dc.date.accessioned | 2023-10-28T16:11:40Z | - |
| dc.date.available | 2023-10-28T16:11:40Z | - |
| dc.date.issued | 2004 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128917 | - |
| dc.description.abstract | Kualitas bibit sangat menentukan keberhasilan dalam budidaya ayam broiler. Penggunaan bibit kualitas yang baik diharapkan dapat menghasilkan produk yang optimal dengan biaya produksi rendah. Suatu penelitian tentang pengaruh kualitas bibit terhadap penampilan ayam broiler telah dilakukan di laboratorium lapangan Ilmu Produksi Ternak Unggas, Departemen Ilmu Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, dari bulan Agustus sampai dengan bulan September 2001. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase karkas, giblet (hati, jantung, rempela), lemak abdomen dan kualitas karkas serta Income Over Feed and Chick cost (IOFC) ayam broiler yang berasal dari DOC grade A (baik), dan gradeB (kurang baik), sebagai tolak ukur bagi peternak dalam memilih bibit DOC untuk budidaya ayam broiler. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam broiler umur enam minggu sebanyak 92 ekor grade A (37 ekor jantan dan 55 ekor betina) dan 73 ekor grade B (34 ekor jantan dan 39 ekor betina), untuk mengetahui pengaruh perlakuan digunakan Rancangan Acak Lengkap (Steel dan Torrie, 1995), sebagai perlakuan adalah grade, setiap grade terdiri atas tiga ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa grade DOC tidak berpengaruh nyata terhadap rataan bobot potong (GA 1994,34 132,48, GA 1816,57 + 31,85 dan GB1929,92 64,81 GB 1792,71 68,24 g/ekor), begitu juga dengan persentase karkas (GA 67,85 0,55, GA Q 67,88 ± 1,01 dan GB 67,76 0,88, GB 67,15 0,79 %), tetapi sangat terlihat jelas perbedaannya terhadap ukuran karkas berdasarkan bobotnya, grade A lebih unggul, karena persentase ukuran karkas besar (1200 1500 g) untuk grade A jantan maupun betina lebih banyak dibandingkan dengan grade B (GA & 78,4 %, GB 67,8 % dan GA 61,8 %, GB 53,6 %), sedangkan ukuran karkas grade B lebih banyak masuk ke dalam ukuran sedang/medium (1000-1200 g) dan kecil (800- 1000 g). Kualitas karkas berdasarkan kelengkungan dada dan panjang dada grade A lebih baik dibandingkan dengan grade B, karena persentase kualitas karkas mutu I (grade A) untuk grade A jantan maupun betina lebih banyak dibandingkan dengan grade B (GA 76,64 ± 17,34, GB 63,81 11,98 dan GA 62,33 ± 5,90, GB Q 54,21 ± 20,93 %), sedangkan karkas grade B lebih banyak menghasilkan kualitas karkas mutu II (grade B) dan mutu III (grade C). | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultural University | id |
| dc.subject.ddc | Animal Production | id |
| dc.title | Persentasi karkas giblet lemak abdomen dan kualitas karkas ayam broiler grade A dan B | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Karkas | id |
| dc.subject.keyword | Giblet | id |
| dc.subject.keyword | Income Over Feed and Chick cost | id |
| Appears in Collections: | UT - Animal Production Science and Technology | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| D04aik.pdf Restricted Access | Fullteks | 1.34 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.