Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128911Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Panca Dewi MHKS | - |
| dc.contributor.advisor | Setiana, Agus | - |
| dc.contributor.author | Sari, Eka Puspita | - |
| dc.date.accessioned | 2023-10-28T15:56:40Z | - |
| dc.date.available | 2023-10-28T15:56:40Z | - |
| dc.date.issued | 2004 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128911 | - |
| dc.description.abstract | Sorghum bicolor (L)Moench atau yang dikenal dengan Hermada merupakan tanarian yang memiliki toleransi dan adaptasi tinggi terhadap kondisi lahan dan iklim Indonesia. Di Indonesia dikenal adanya Hermada Amerika dan Hermada Jepang. Hermada termasuk tanaman multiguna karena hampir semua bagian tanaman dapat dimanfaatkan, diantaranya pembuatan sapu salju hijauan makanan ternak (HMT), bahan baku makanan ikan, dan bahkan dapat juga digunakan sebagai pengganti beras. Untuk dapat meningkatkan produktivitas tumbuhnya maka diperlukan pupuk. Namun pemberian pupuk saja seringkali menimbulkan kendala, maka untuk dapat memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman dilakukan kombinasi pemberian bakteri pelarut fosfat (BPP) pembenah tanah (Humega, Dolomit, Phlolime) dan pupuk (Pupuk Kandang, NPK, SKMg, Soilplus™My. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pemberian bakteri pelarut fosfat, pembenah tanah dan pupuk terhadap pertumbuhan dan produksi Hermada Amerika (Sorghum bicolor (L)Moench). Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Desember 2003 sampai dengan Mei 2004 di Laboratorium Agrostologi, Departemen Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor dan Laboratorium Balai Penelitian Bioteknologi Cimanggu Bogor. Pada penelitian ini benih Hermada Amerika ditanam dalam polybag kapasitas 10 kg tanah dengan dibuatkan 3 lubang tanam per polybag. Masing-masing lubang ditanami dengan 3 benih per lubang tanam. Selama pemeliharaan dilakukan pemupukan, penyiraman, penyulaman, sampai dengan pemanenan 65 - 75 hari. Selama pemeliharaan diukur tinggi vertikal tanaman selama 10 minggu pengukuran dimulai pada minggu ke dua setelah pengecambahan. Setelah pemanenan diukur bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan serapan fosfor total. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 20 perlakuan dan 4 ulangan yang jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji kontras ortogonal. Kombinasi pemberian bakteri pelarut fosfat, pembenah tanah, dan pupuk memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap Laju Pertambahan Tinggi Vertikal (PTV), Bobot Kering Tajuk (BKT), Bobot Kering Akar (BKA), dan serapan P total. Berdasarkan hasil analisa sidik ragam, perlakuan E (BPP + Dolomit + Humega TM NPK) memberikan hasil yang lebih optimal untuk setiap peubah yang diamati dibandingkan dengan perlakuan lainnya. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultural University | id |
| dc.subject.ddc | Animal Nutrition | id |
| dc.title | Pengaruh kombinasi pemberian bakteri pelarut fosfat, pembenah tanah dan pupuk terhadap pertumbuhan dan produksi Hermada amerika Sorghum bicolor L. Moench | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Bakteri pelarut fosfat | id |
| dc.subject.keyword | Pembenah tanah | id |
| dc.subject.keyword | Hermada Amerika | id |
| Appears in Collections: | UT - Nutrition Science and Feed Technology | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| D04eps.pdf Restricted Access | Fullteks | 3.56 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.