Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128453| Title: | Penampilan ternak babi periode bertumbuh pengakhiran dengan pemberian zeolit dan tepung darah dalam ransum |
| Authors: | Siagian, Pollung Kartiaeso Sihombing, Hatigoran Roy Pandapotan |
| Issue Date: | 2003 |
| Publisher: | IPB (Bogor Agricultural University) |
| Abstract: | Salah satu ternak yang berpotensi untuk dikembangkan dalam memenuhi kebutan daging adalah ternak babi. Keunggulan yang dimiliki ternak babi adalah profit (banyak anak per kelahiran), persentase karkas tinggi yaitu 65-80% dari bobot hidup, dan efisien dalam mengkonversi pakan. Tijuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh taraf pemberian zeolit dan tepung darah dalam ransum terhadap penampilan ternak babi periode Benumbuh-pengakhiran. Penelitian ini menggunakan ternak babi yang sedang bertumbuh dengan rataan berat badan 46,049,26 kg sebanyak 27 ekor. Parameter yang diamati adalah konsumsi ransum harian, pertambahan berat badan harian, keefisienan penggunaan makanan, kadar air feses, kadar protein feses, Protein Effiew Ratio (PER) dan perhitungan ekonominya Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3. Faktor pertama adalah taraf penggunaan zeolit yaitu 0, 3 dan 6% sedangkan faktor kedua adalah taraf penggunaan tepung darali yau 0, 5 dan 10%. Setiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian zeolit tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan berat badan harian dan keefisienan pengunaan makanan, tetapi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi tanum harian, kadar air feses dan Protein Efficiency Ratio (PER). Berdasarkan kadar protein feses diketahui bahwa peningkatan taraf zeolit dapat meningkatkan penerapan protein. Pemberian tepung darah dalam ransum tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan berat badan harian, keefisienan penggunaan makanan dan kadar air feses, tetapi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi ransum harian dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap Protein Efficiency Ratio (PER) Interaksi zeolit dan tepung darah berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi ransum harian dan pertambahan berat harian, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap keefisienan pengggunaaan makanan. kadar air feses dan Protein Eficien Ratio (PER). Hasil interaksi menunjukkan bahwa R (zeolit 3%, tepung derah 5) lebih baik pertambahan berat badan harian dan keefisienan penggunaan pakannya dibanding dengan ransum lainnya. Perhitungan ekonomis menunjukkan bahwa ternak yang memperoleh perlakuan R5 (zeolit 3%, tepung darah 5%) memberikan keuntungan paling tinggi dengan nilai 1OFC sebesar 1,018. Secara umar penampilan ternak babi yang diberi zeolit dan tepung darah lebih baik dibande dengan perlakuan kontrol sehingga bahan pakan tersebut dapat digunakan sebakan alternatif. |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128453 |
| Appears in Collections: | UT - Animal Production Science and Technology |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| D03hrp.pdf Restricted Access | Fulltext | 7.4 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.