Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127260
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSolahudin, Mohamad-
dc.contributor.advisorAstika, I Wayan-
dc.contributor.authorSaputra, Iqbal-
dc.date.accessioned2023-10-20T00:46:19Z-
dc.date.available2023-10-20T00:46:19Z-
dc.date.issued2011-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127260-
dc.description.abstractTujuan penelitian ini adalah menduga kepadatan serangan gulma pada lahan terbuka dan membuat peta keragaman tingkat kepadatan gulma. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juni 2010 sampai Oktober 2010 di Laboratorium Lapangan Departemen Teknik Pertanian (mulai 2011 Teknik Pertanian berubah menjadi Teknik Mesin dan Biosistem), Leuwikopo. Alat sensor penduga kepadatan gulma dibuat seperti gerobak dengan dua buah roda. Komponen alat ini terdiri dari beberapa perangkat utama, yaitu roda becak, besi holow, kamera CCD(change coupled device) di bagian depan dan komputer jinjing serta perangkat sensor jarak yang terletak di roda. Alat yang telah dibuat diuji coba di laboratorium, kemudian dilakukan uji kinerja di lahan yang terdapat tumbuhan gulma. Sensor jarak berfungsi sebagai pemicu untuk mengirim data ke komputer jinjing yang akan memerintahkan kamera untuk menangkap gambar, kemudian hasil tangkapan gambar di-threshold dalam 4 segmen per-image. Gambar yang di-threshold dicari nilai warna hijaunya dan hasil thresholding dikelompokan ke dalam kategori berdasarkan jumlah pixel berwarna hijau. Kategori tersebut yaitu 0-5% kosong, 5.1- 20% sedikit, 20.1-50% sedang, dan 50.1-100% padat, kemudian hasilnya disimpan dalam format text. Uji kinerja dilakukan pada lahan 11.07 m x 20 m yang dibagi kedalam 9 baris yang setiap barisnya memiliki lebar 123 cm. Dari hasil uji kinerja didapat tingkat keberhasilan penangkapan gambar sebesar 90.00 %, waktu tangkap dan penyimpanan gambar sebesar 0.74 detik/gambar. Waktu tangkap dan identifikasi 4 segmen serta kecepatan menyimpan data sebesar 0.86 detik/gambar. Akurasi pendugaan program pada kategori jarang 4.40%, sedang 79.80% dan padat sebesar 24.10%. akurasi pendugaan Pada pengukuran yang sebenarnya diperlukan beberapa penyesuaian, terutama pada perangkat sensor pembaca dan kamera. Kendala yang terjadi pada pemetaan lahan terjadi akibat slip pada roda, kontur yang tidak rata dan dan pengaturan tinggi kamera serta kurangnya kemampuan operator mengoperasikan alat. Selain itu, masih adanya error pada pendugaan, membutuhkan perbaikan pada program yang dibuat serta perbaikan pada perangkat sensor yang digunakan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAgricultural technology - Agricultural and Bio-system Engineeringid
dc.titlePengembangan Sensor Warna Daun Untuk Pemetaan Kepadatan Serangan Gulma Pada Lahan Terbukaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordweedid
dc.subject.keyworddensityid
dc.subject.keywordatomatedid
dc.subject.keywordcolor sensingid
dc.subject.keywordimage tresholdingid
Appears in Collections:UT - Agricultural and Biosystem Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
F11isa.pdf
  Restricted Access
Fulltext2.5 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.