Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126046Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Solahuddin, Soleh | - |
| dc.contributor.advisor | Rumawas, Fred | - |
| dc.contributor.advisor | Supardi, Guswono | - |
| dc.contributor.author | Mashud, Nurhaini | - |
| dc.date.accessioned | 2023-10-07T06:05:33Z | - |
| dc.date.available | 2023-10-07T06:05:33Z | - |
| dc.date.issued | 1988 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126046 | - |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan batas kritikal Nitrogen pada bibit kelapa Hibrida Indonesia (KHINA-1), dan kedua tetuanya (Genjah Kuning Nias (GKN), dan Dalam Tenga (DTA). Di samping itu untuk mengetahui pola serapan N dari ketiga varietas kelapa tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan percobaan pena- naman kelapa GKN, DTA, dan KHINA-1 dengan 5 macam takaran N, yaitu 0 9, 12.5 g, 25.0 g, 37.5 g, dan 50.0 g Urea/bibit. Percobaan dilakukan di Kebun Percobaan Mapanget, Balai Penelitian Kelapa dan di Laboratorium Dasar, Universitas Sam Ratulangi, Manado. Pemberian N dan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa dan kadar N jaringan daun, baik secara sendiri-sendiri maupun secara berinteraksi. Hasil analisis regresi dengan menggunakan metode "Step-wise", menunjukkan bahwa dari seluruh variabel yang diamati dalam percobaan ini ternyata yang sangat menentukan besarnya bobot kering bibit ketiga varietas kelapa yang diuji adalah kadar N jaringan daun, tinggi bibit, lilit batang semu, dan Laju Asimilasi Neto (LAN). Kadar N jaringan daun meningkat dengan makin tingginya takaran N yang diberikan (hubungan linear positif). Terhadap tinggi bibit, lilit batang semu, dan LAN, pemberian N menunjukkan hubungan kuadratik untuk semua varietas, dimana bibit kelapa GKN, dan DTA mempunyai pertumbuhan yang baik pada takaran N sebanyak 25 g Urea/bibit. Sedangkan KHINA-1 memberikan tanggapan pertumbuhan yang baik pada takaran N melebihi 25 g Urea/bibit. versity Hasil analisis regresi dengan menggunakan metode "linear-plateau" atau "segmented-linear", menunjukkan bahwa batas kritikal N bibit kelapa GKN, DTA, dan KHINA-1 berturut-turut adalah 1.61-1.62 persen, 1.80-1.84 persen, dan 2.17 persen. Ketiga macam nilai batas kritikal ini setara dengan pemberian N sebanyak: 17 22 - 18 g Urea/bibit untuk kelapa GKN 24 9 Urea/bibit untuk kelapa DTA - 39 g Urea/bibit untuk KHINA-1. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | id |
| dc.title | Penentuan batas kritikal nitrogen pada bibit kelapa genjah dalam dan hibrida | id |
| dc.type | Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Fertilization | id |
| dc.subject.keyword | Cocos nucifera | id |
| dc.subject.keyword | Nitrogen | id |
| Appears in Collections: | MT - Agriculture | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 1988NMA.pdf Restricted Access | Fulltext | 2 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.