Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125809Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Sadik, Kusman | - |
| dc.contributor.advisor | Angraini, Yenni | - |
| dc.contributor.author | Fuad, Nurul | - |
| dc.date.accessioned | 2023-10-03T08:36:48Z | - |
| dc.date.available | 2023-10-03T08:36:48Z | - |
| dc.date.issued | 2010 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125809 | - |
| dc.description.abstract | Contoh gugus berperingkat (ranked set sample) merupakan sebuah alternatif baru metode pengambilan contoh menggunakan gugus dan ulangan yang didasarkan pada karakteristik tertentu untuk mendekati nilai objek yang akan dijadikan contoh. Metode ini pertama kali diperkenalkan oleh McIntyre, bermula ketika pengukuran secara aktual dari contoh yang diamati sulit dilakukan (membutuhkan biaya yang besar, bersifat merusak atau membutuhkan waktu yang lama) tetapi relatif cukup mudah untuk dilakukan pemeringkatan berdasarkan karakteristik tertentu. Metode Bohn-Wolfe digunakan untuk menguji perbedaan ukuran lokasi (median) dari dua contoh populasi yang saling bebas. Metode yang lebih umum digunakan adalah metode Mann- Whiney. Pengujian kedua metode tersebut tergantung pada jumlah gugus dan ulangan pada contoh gugus berperingkat namun penambahan jumlah gugus dan ulangan tentu akan menambah biaya dan waktu. Atas dasar tersebut maka dilakukan penggunaan metode Bohn-Wolfe pada sebaran data hasil simulasi dengan berbagai jumlah gugus dan ulangan serta dilihat pengaruhnya terhadap ketepatan dari kesimpulan yang dihasilkan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hasil simulasi dari tiga sebaran yaitu sebaran normal, sebaran seragam dan sebaran khi-kuadrat dengan beberapa kondisi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari data simulasi dapat disimpulkan bahwa penambahan ukuran contoh dengan menambah jumlah ulangan dan mempertahankan jumlah gugus yang kecil yaitu sebesar dua pada metode Bohn-Wolfe akan memberikan kesimpulan yang lebih baik. Pada metode Bohn- Wolfe dan Mann-Whitney dengan menggunakan contoh yang terdapat pada contoh gugus berperingkat, besar kecilnya ragam tidak terlalu mempengaruhi kesimpulan saat kedua sebaran tersebut memiliki nilai median sama. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.subject.ddc | Mathematics and Natural Science | id |
| dc.subject.ddc | Statistics | id |
| dc.subject.ddc | Data Sciences | id |
| dc.title | Metode bohn wolfe pada contoh gugus berperingkat seimbang | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Ranked set sample | id |
| dc.subject.keyword | Bohn-Wolfe | id |
| dc.subject.keyword | Mann-Whitney | id |
| Appears in Collections: | UT - Statistics and Data Sciences | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| G10nfu.pdf Restricted Access | Fulltext | 447.76 kB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.