Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119768Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Kuntjoro, Sri Utami | - |
| dc.contributor.advisor | Ratnawati, Anny | - |
| dc.contributor.author | Ariningsih, Ening | - |
| dc.date.accessioned | 2023-06-21T04:49:45Z | - |
| dc.date.available | 2023-06-21T04:49:45Z | - |
| dc.date.issued | 2002 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119768 | - |
| dc.description.abstract | Protein merupakan salah satu zat gizi yang paling penting peranannya dalam pengembangan sumberdaya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perilaku konsumsi pangan sumber protein hewani dan nabati penduduk di Jawa dengan membandingkan antara sebelum dan pada masa krisis ekonomi. Data yang digunakan adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 1996 dan 1999 yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik. Untuk mempelajari pola konsumsi pangan digunakan analisis deskriptif, sedangkan model ekonometrika Linear Approximation Almost Ideal Demand System (LA/AIDS) digunakan untuk menganalisis permintaan pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan sebelum terjadinya krisis ekonomi, pada masa krisis ekonomi: (1) pangsa pengeluaran pangan sumber protein hewani menurun (kecuali ikan awetan), sementara pangsa pengeluaran pangan sumber protein nabati meningkat, (2) konsurnsi protein hewani menurun, demikian juga konsumsi protein nabati (kecuali kacang-kacangan), (3) konsumsi pangan sumber protein hewani menurun, demikian pula konsumsi pangan sumber protein nabati (kecuali kacang kedelai), (4) respon permintaan terhadap perubahan pendapatan lebih elastis, dan polanya lebih bervariasi antar kelompok pendapatan, dan (5) harga serealia berpengaruh kuat terhadap permintaan komoditas pangan sumber protein hewani dan nabati, termasuk terhadap permintaan serealia itu sendiri. Implikasi dari temuan studi adalah dalam jangka pendek kebijakan yang disarankan untuk ditempuh adalah pemberian bantuan pangan sementara untuk menanggulangi rumahtangga rawan pangan dan gizi, sedangkan untuk jangka panjang adalah perluasan kesempatan kerja untuk meningkatkan pendapatan rumahtangga. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Food Consumption | id |
| dc.title | Perilaku konsumsi pangan sumber protein hewani dan nabati sebelum dan pada masa krisis ekonomi di Jawa | id |
| dc.type | Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Economic Crisis | id |
| dc.subject.keyword | Protein | id |
| dc.subject.keyword | Food sources | id |
| Appears in Collections: | MT - Economic and Management | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 2002ear1.pdf Restricted Access | Fullteks | 40.59 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.