Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116943| Title: | Perubahan Klinis dan Seluler Kardiovaskular dan Paru Hewan Model Infark Miokard dengan Terapi pAEC dan Kardiomiosit |
| Other Titles: | Clinical and Cellular Changes in Cardiovascular and Lung Organs in Animal Modelsof Myocardial Infarction With pAEC and Cardiomyocytes Therapy. |
| Authors: | Gunanti Noviana, Deni Subangkit, Mawar Rosdianto, Hafiizha Septigrahadiani |
| Issue Date: | 31-Mar-2023 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Kehilangan kardiomiosit secara masif dan pembentukan jaringan parut setelah infark miokard menyebabkan gangguan permanen pada fungsi jantung. Terapi sel punca menjadi salah satu metode yang menjanjikan untuk memperbaiki gagal jantung dengan mempromosikan regenerasi kardiomiosit dan neovaskularisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efikasi Porcine Amniotic Epitelial Cell (pAEC) dengan kardiomiosit dan efeknya pada organ paru-paru. Model hewan (n= 10 babi) disediakan untuk prosedur ligasi arteri circumflexa yang merupakan cabang proximal dari arteri koroner untuk mensimulasikan iskemia jantung. Transplantasi pAEC dan kardiomiosit di daerah infark pada kelompok pAEC dan pAEC + Kardiomiosit, serta dipertahankan selama 6 - 8 minggu, kemudian dilakukan eutanasia. Gambar Radiografi diambil sebanyak dua waktu pengambilan. Sampel jaringan jantung, arteri pulmonalis, dan paru-paru diambil untuk analisis histopatologi. Pewarnaan hematoksilin eosin dilakukan untuk setiap kelompok sampel. Hasil radiografi menunjukan adanya perubahan ukuran siluet jantung, diameter arteri pulmonal, dan intensitas warna paru. Hasil histopatologis menunjukkan pAEC dan pAEC + Kardiomiosit mengalami peningkatan yang signifikan (p < 0,05) pada kepadatan dan proporsi sel kardiomiosit imatur/ matur. Sampel arteri pulmonalis mengalami peningkatan densitas dan proporsi sel endotel imatur/ matur yang signifikan (p < 0,05) pada kelompok pAEC dan pAEC + Kardiomiosit. Sampel paru menunjukan peningkatan proporsi sel pneumosit tipe 2: tipe 1 yang signifikan (p < 0,05) pada kelompok pAEC dan pAEC + Kardiomiosit. Pengamatan imunohistokimia otot jantung menunjukan adanya penurunan signifikan ekspresi TNF alfa pada kelompok pAEC + Kardiomiosit. Terapi pAEC dan kardiomiosit mendukung regenerasi sel kardiomiosit. |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116943 |
| Appears in Collections: | MT - Veterinary Science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover_Hafiizha Septigrahadiani Rosdianto 2023-2.pdf | Cover | 246.9 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Tesis Hafiizha Septigrahadiani Rosdianto 2023.pdf Restricted Access | Full text | 994.71 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Lampiran_Hafiizha Septigrahadiani Rosdianto.pdf | Lampiran | 156.2 kB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.