Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115442
Title: Arahan Mempertahankan Lahan Sawah untuk Mendukung Kecukupan Beras di Kabupaten Musi Rawas
Other Titles: Directions for Maintaining Paddy Fields to Support Adequacy of Rice in Musi Rawas Regency
Authors: Barus, Baba
Tjahjono, Boedi
First, Alamin Yang
Issue Date: 2022
Publisher: IPB University
Abstract: Pangan di Indonesia sangat erat kaitannya dengan beras yang masuk pada sektor pertanian. Masyarakat di Indonesia memiliki ketergantungan yang begitu tinggi terhadap komoditas beras. Jumlah permintaan beras selalu meningkat, sementara jumlah produksi beras domestik nilainya berfluktuasi dan cenderung mengalami perlambatan. Berdasarkan data (BPS Indonesia 2020) produksi beras pada tahun 2018 sebesar 33,94 juta ton sedangkan pada tahun 2019 sebesar 31,31 juta ton atau mengalami penurunan sebanyak 2,63 juta ton atau 7,75 persen dibandingkan tahun 2018. Kondisi tersebut diperparah dengan semakin masifnya alih fungsi lahan pertanian terutama lahan sawah menjadi lahan non pertanian untuk pembangunan daerah. Kabupaten Musi Rawas merupakan salah satu daerah lumbung beras bagi Provinsi Sumatera Selatan. Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk maka kebutuhan beras yang harus dipenuhi semakin banyak. Namun pada kenyataannya cukup mengkhawatirkan karena terjadi perubahan penggunaan lahan pertanian, termasuk di dalamnya sub sektor tanaman pangan padi, menjadi lahan non pertanian. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk merumuskan arahan mempertahankan lahan sawah untuk mendukung kecukupan beras di Kabupaten Musi Rawas. Tahap analisis yang dilakukan pada penelitian ini yaitu analisis perubahan penggunaan lahan pada kurun waktu 2000-2020 dan penggunaan lahan sawah aktual 2020, prediksi penggunaan lahan dan neraca pangan untuk mendukung kecukupan pangan beras pada tahun 2030, analisis kesesuaian ruang lahan sawah 2020, prediksi penggunaan lahan 2030 dengan RTRW 2010-2030 dan arahan mempertahankan lahan sawah untuk mendukung kecukupan beras di Kabupaten Musi Rawas. Berdasarkan hasil analisis, terjadi peningkatan luas lahan perkebunan sebesar 128.867,74 ha antara tahun 2020-2030. Peningkatan ini sebagian besar merupakan hasil konversi dari lahan pertanian termasuk sawah. Kabupaten Musi Rawas diprediksi akan mengalami surplus beras sebesar 2.227 ton di tahun 2030. Hasil perhitungan neraca kebutuhan beras prediksi tahun 2030 menunjukkan bahwa secara total terjadi defisit beras sebesar -16.511 ton. Kesesuaian ruang penggunaan lahan sawah aktual 2020 dengan RTRW 2010-2030 menunjukkan bahwa seluas 7.598,73 ha sawah aktual 2020 sesuai, seluas 3.057,27 ha tidak sesuai. Berdasarkan penilaian 7 orang pakar dan stakeholder, faktor pertimbangan perumusan arahan mempertahankan lahan sawah yang utama adalah alih fungsi lahan, sedangkan aktor penentu dalam arahan mempertahankan lahan sawah yang utama berapa pada kewenangan pemerintah daerah. Arahan yang paling utama dalam mempertahankan lahan sawah untuk mendukung kecukupan beras di Kabupaten Musi Rawas adalah mekanisme perizinan dan sanksi, diikuti pemberian insentif dan disinsentif dan regulasi terkait penataan ruang.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115442
Appears in Collections:MT - Agriculture

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Lembar Pernyataan, Abstrak.pdf
  Restricted Access
Cover2.33 MBAdobe PDFView/Open
A156190011_Alamin Yang First.pdf
  Restricted Access
Fullteks4.48 MBAdobe PDFView/Open
lampiran.pdf
  Restricted Access
Lampiran2.87 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.