Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112220Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Achsani, Noer Azam | - |
| dc.contributor.advisor | Santoso, Moch. Hadi | - |
| dc.contributor.author | Kusbinuko, Gatot | - |
| dc.date.accessioned | 2022-06-30T06:00:33Z | - |
| dc.date.available | 2022-06-30T06:00:33Z | - |
| dc.date.issued | 2022-06-29 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112220 | - |
| dc.description.abstract | The development of pension funds through investment in Indonesia is regulated in the constitution and one of the ways to obtain optimal investment returns is to form a portfolio. The Markowitz model helps investors determine which investment assets are includes in the optimal portfolio. Strategies to minimize risk and maximize return are very important. The types of assets that will be optimized in this research are Savings at Banks, On-Call Deposits, Time Deposits, Certificates of Bank Indonesia, GovernmentBonds, Stocks,Corporation Bonds, Fixed Income Mutual Funds and Stock Mutual Funds at PT Freeport Indonesia Pension Fund(DPFI) period 2007-2020 using the single index model (SIM), capital asset pricing model (CAPM) and tangency portfolio. The most optimal performance is shown by the tangency portfolio method by maximizing the value of tan-�and the calculation results showthat 4 out of 9 investment assets, namely bank savings, on-call deposits, stocks andcorporate bonds, are includes in the optimal portfolio with a portfolio return of92.62% higher 56% of historical DPFI and portfolio risk 1,5842 an increases of 140% from historical DPFI as well as proposed changes in asset allocation dominantly in stocks by 40% and three investment assets, namely savings in banks, on-call deposits and corporationbonds with a weight of 20% each . Furthermore, stock investment assets wereoptimized using the tangency portfolio method and obtained 24.02% return that 8.92% higher than DPFI's historical return and 0.37729 risk that 14.17% greater than DPFI's historical risk by optimizing 8 of 34 stock issuers and proposed changes evenly allocated 12.5%,namely UNVR or an increases of 9.24%, AALI or an increase of 3.17%, TINS or an increase of 11.87%, MEDC or an increase of 12.13%, PGAS or an increase of 10.94%, BBNI or an increase of 10.10%, UNSP or an increase of 10.33% and ISAT or an increaseof 9.73%. | id |
| dc.description.sponsorship | PT Freeport Indonesia | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Analisis Optimasi Kinerja Portofolio Investasi (Studi Kasus Dana Pensiun PT Freeport Indonesia) | id |
| dc.title.alternative | Analysis of Investment PortfolioPerformance Optimization (Case Study of PT Freeport Indonesia Pension Fund) | id |
| dc.type | Thesis | id |
| dc.subject.keyword | PTFI Pension Fund | id |
| dc.subject.keyword | SIM | id |
| dc.subject.keyword | CAPM | id |
| dc.subject.keyword | Tangency portfolio | id |
| dc.subject.keyword | Portfolio Optimization | id |
| dcterms.abstract | Pengembangan dana pensiun melalui investasi di Indonesia diatur dalam Undang-Undang dan untuk mendapatkan hasil investasi yang optimal salah satu caranya dengan membentuk portofolio. Model Markowitz membantu investor dalam menentukan aset investasi yang menjadi anggota portofolio optimal. Strategi dalam meminimalisasi risiko dan memaksimalkan return menjadi hal yang sangat penting. Jenis aset yang akan di optimasi dalam penelitian ini adalah Tabungan pada Bank, Deposito On-Call, Deposito Berjangka, Sertifikat Bank Indonesia, Surat berharga negara (obligasi pemerintah), Saham, Obligasi korporasi, Reksadana Pendapatan Tetap dan Reksadana Saham pada Dana Pensiun PT Freeport Indonesia (DPFI) periode 2007-2020 menggunakan metode single index model (SIM), capital asset pricing model (CAPM) dan tangency portfolio. Kinerja yang paling optimal ditunjukkan oleh metode tangency portfolio dengan memaksimalkan nilai tan-𝛼 dan hasil perhitungan menunjukkan 4 dari 9 aset investasi, yaitu tabungan pada bank, deposito on-call, saham dan obligasi korporasi menjadi anggota portofolio optimal dengan return portofolio sebesar 92.62% lebih tinggi 56% dari historical DPFI dan risiko portofolio 1.5842 meningkat 140% dari historikal DPFI serta usulan perubahan alokasi aset secara dominan pada saham sebesar 40% dan tiga aset investasi, yaitu tabungan pada bank, deposito on-call dan obligasi korporasi masing-masing dengan bobot 20%. Lebih lanjut aset investasi saham di optimasi lagi menggunakan metode tangency portfolio dan di peroleh peluang return sebesar 24.02% lebih tinggi 8.92% dari historical DPFI dan risiko sebesar 0.37729 atau lebih besar 14.17% dari historikal risiko DPFI dengan mengoptimalkan 8 dari 34 emiten saham serta usulan perubahan alokasi secara merata sebesar 12.5% yaitu UNVR atau naik sebesar 9.24%, AALI atau naik sebesar 3.17%, TINS atau naik sebesar 11.87%, MEDC atau naik sebesar 12.13%, PGAS atau naik sebesar 10.94%, BBNI atau naik sebesar 10.10%, UNSP atau naik sebesar 10.33% dan ISAT atau naik sebesar 9.73%. | |
| dcterms.abstract | Pengembangan dana pensiun melalui investasi di Indonesia diatur dalam Undang-Undang dan untuk mendapatkan hasil investasi yang optimal salah satu caranya dengan membentuk portofolio. Model Markowitz membantu investor dalam menentukan aset investasi yang menjadi anggota portofolio optimal. Strategi dalam meminimalisasi risiko dan memaksimalkan return menjadi hal yang sangat penting. Jenis aset yang akan di optimasi dalam penelitian ini adalah Tabungan pada Bank, Deposito On-Call, Deposito Berjangka, Sertifikat Bank Indonesia, Surat berharga negara (obligasi pemerintah), Saham, Obligasi korporasi, Reksadana Pendapatan Tetap dan Reksadana Saham pada Dana Pensiun PT Freeport Indonesia (DPFI) periode 2007-2020 menggunakan metode single index model (SIM), capital asset pricing model (CAPM) dan tangency portfolio. Kinerja yang paling optimal ditunjukkan oleh metode tangency portfolio dengan memaksimalkan nilai tan-𝛼 dan hasil perhitungan menunjukkan 4 dari 9 aset investasi, yaitu tabungan pada bank, deposito on-call, saham dan obligasi korporasi menjadi anggota portofolio optimal dengan return portofolio sebesar 92.62% lebih tinggi 56% dari historical DPFI dan risiko portofolio 1.5842 meningkat 140% dari historikal DPFI serta usulan perubahan alokasi aset secara dominan pada saham sebesar 40% dan tiga aset investasi, yaitu tabungan pada bank, deposito on-call dan obligasi korporasi masing-masing dengan bobot 20%. Lebih lanjut aset investasi saham di optimasi lagi menggunakan metode tangency portfolio dan di peroleh peluang return sebesar 24.02% lebih tinggi 8.92% dari historical DPFI dan risiko sebesar 0.37729 atau lebih besar 14.17% dari historikal risiko DPFI dengan mengoptimalkan 8 dari 34 emiten saham serta usulan perubahan alokasi secara merata sebesar 12.5% yaitu UNVR atau naik sebesar 9.24%, AALI atau naik sebesar 3.17%, TINS atau naik sebesar 11.87%, MEDC atau naik sebesar 12.13%, PGAS atau naik sebesar 10.94%, BBNI atau naik sebesar 10.10%, UNSP atau naik sebesar 10.33% dan ISAT atau naik sebesar 9.73%. | |
| Appears in Collections: | MT - Business | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Gatot Kusbinuko K15192035 Full Tesis.pdf Restricted Access | Fullteks | 2.45 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Gatot Kusbinuko K15192035 Cover Lembar Pengesahan Daftar Isi.pdf Restricted Access | Cover | 1.02 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Gatot Kusbinuko K15192035 Bab I.pdf Restricted Access | Bab I | 781.66 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Gatot Kusbinuko K15192035 Bab II.pdf Restricted Access | Bab II | 813.43 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Gatot Kusbinuko K15192035 Bab III.pdf Restricted Access | Bab III | 843.42 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Gatot Kusbinuko K15192035 Bab IV.pdf Restricted Access | Bab IV | 1.3 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Gatot Kusbinuko K15192035 Bab V.pdf Restricted Access | Bab V | 621.67 kB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.