Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101003
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSetiadi, Mohamad Agus-
dc.contributor.advisorKhaerudin, Asep Rahmat-
dc.contributor.authorNahrawi, Mohammad Ibnu-
dc.date.accessioned2020-01-14T04:09:07Z-
dc.date.available2020-01-14T04:09:07Z-
dc.date.issued2019-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101003-
dc.description.abstractSeekor induk diharapkan sapi perah dapat melahirkan anak setiap tahunnya. Namun demikian masih banyak ditemukan berbagai gangguan reproduksi yang menyebabkan rendahnya efisiensi reproduksi salah satu diantaranya adalah kejadian retensi plasenta. Retensi plasenta terjadi karena vili kotiledon fetus masih bertaut dengan kripta karunkula induk dan gagal melepaskan diri antara keduanya. Gangguan reproduksi akan berdampak pada fertilitas, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk bereproduksi akan bertambah panjang yang menurunkan efisiensi reproduksi menurun. Penelitian ini dilakukan untuk mengamati pengaruh kejadian retensi plasenta terhadap efisiensi reproduksi pada sapi perah di KPBS Pangalengan, Metode yang digunakan adalah Analisa data sekunder yang diperoleh dari Koperasi Peternakan Bandung Selatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif, menggunakan independent t test, dan Mann Whitney U dari aplikasi IBM SPSS Statistics 25.0. Penelitian ini menggunakan 190 data kelahiran yang dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan kondisi kelahiran normal dan disertai retensi plasenta. Hasil penelitian menunjukkan jarak lahir ke inseminasi pertama pada kelompok retensi plasenta lebih lama 38.53 hari dibanding kelompok normal (P< 0.05). Sementara itu days open pada kelompok retensi plasenta lebih lama sekitar 38.07 hari dibanding kelompok normal (P< 0.05). Sebagai dampaknya calving interval pada kelompok retensi plasenta lebih lama 48.42 hari dibanding kelompok normal (P< 0.05). Disimpulkan bahwa retensi plasenta menurunkan efisiensi reproduksi dengan cara memperpanjang jarak lahir ke inseminasi pertama, days open, dan calving interval.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnatomyid
dc.subject.ddcPlacentaid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.titleEfisiensi Reproduksi Sapi Perah Friesian Holstein yang Mengalami Retensi Plasenta di KPBS Pangalenganid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordCalving intervalid
dc.subject.keywordefisiensiid
dc.subject.keywordfertilitaid
dc.subject.keywordreproduksiid
dc.subject.keyworddan retensi plasentaid
Appears in Collections:UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology

Files in This Item:
File SizeFormat 
B19min.pdf
  Restricted Access
7.54 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.