Pengujian Asimetris pada Pemodelan Nilai Tukar di Indonesia
View/ Open
Date
2019Author
Kapsari, Bernet Deti
Achsani, Noer Azam
Sari
Metadata
Show full item recordAbstract
Studi empiris yang menganalisis fluktuasi nilai tukar nominal telah banyak
dilakukan dengan berbagai pendekatan. Sebagian besar peneliti tidak
mempertimbangkan adanya efek asimetris, sedangkan efek asimetris mungkin saja
terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian asimetris pada
pemodelan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada periode 2000Q1
– 2017Q1. Model terbaik diperoleh dengan membandingkan model simetris
menggunakan model ARDL (Autoregressive Distributed Lag) dan model asimetris
menggunakan model NARDL (Nonlinear Autoregressive Distributed Lag). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa model asimetris lebih baik dari model simetris
untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi nilai tukar. Peningkatan M2
dan penurunan foreign exchange reserve berdampak signifikan pada penurunan
nilai tukar atau rupiah terdepresiasi. Sebaliknya, penurunan M2, peningkatan
foreign exchange reserve dan peningkatan interest rate differential berdampak
signifikan pada peningkatan nilai tukar atau rupiah terapresiasi. Terdapat efek
asimetris pada M2, penurunan M2 memiliki dampak lebih besar pada dibandingkan
dengan dampak peningkatannya terhadap nilai tukar.
