View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Optimasi Konsentrasi dan Waktu Aplikasi PGPR untuk Pengendalian Penyakit Antraknosa pada Bibit Pepaya

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (12.37Mb)
      Date
      2019
      Author
      Megawati, Noviani Tri
      Wiyono, Suryo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyakit antraknosa disebabkan oleh Colletotrichum gloeosporioides merupakan penyakit penting pada pepaya (Carica papaya). PGPR merupakan agen antagonis terhadap patogen tanaman, penggunaan PGPR KM1 dapat menekan penyakit antraknosa pada batang bibit pepaya. Tujuan penelitian ini adalah seleksi konsentrasi dan waktu aplikasi PGPR KM1 yang paling efektif untuk mengendalikan antraknosa pada bibit pepaya. Isolat PGPR KM1 dan inokulum C. gloeosporioides yang digunakan merupakan koleksi Klinik Tanaman, Departemen Proteksi Tanaman, IPB. Pengujian aplikasi dilakukan dengan penanaman bibit pepaya di dalam polybag. Pengujian dilakukan dengan mengkombinasikan tiga konsentrasi PGPR KM1 105 cfu/ml (K1), 106 cfu/ml (K2), dan 107 cfu/ml (K3) dan waktu aplikasi perlakuan pada benih (P1), penyiraman dengan isolat bakteri pada 18 dan 36 HST (P2), perlakuan benih dan penyiraman bakteri pada 18 HST (P3), perlakuan benih dan penyiraman bakteri pada 36 HST (P4), dan perlakuan benih dan penyiraman bakteri pada 18 and 36 HST (P5). Pengujian secara in vivo dilakukan dengan inokulasi C. gloeosporioides pada batang bibit pepaya. Penelitian di rumah kaca menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Semua data hasil pengamatan diolah menggunakan aplikasi SPSS. Uji lanjut menggunakan uji Tukey pada taraf nyata α=0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi PGPR KM1 dapat meningkatkan pertumbuhan bibit pepaya paling efektif dengan konsentrasi 106 cfu/ml dan dengan aplikasi perlakuan benih dan penyiraman 18 HST. Aplikasi PGPR KM1 yang paling efektif untuk menekan penyakit antraknosa pada batang bibit pepaya adalah perlakuan benih dan penyiraman 36 HST dengan konsentrasi 105 cfu/ml.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98823
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository