Pengaruh Keputusan Investasi terhadap Kinerja Perusahaan Sektor Pertanian dalam Mekanisme Agency Problem dan Corporate Governance
View/ Open
Date
2019Author
Chosiah, Choiri
Purwanto, Budi
Ermawati, Wita Juwita
Metadata
Show full item recordAbstract
Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting
dalam memasok kebutuhan pangan masyarakat, menyerap tenaga kerja,
meningkatkan perekonomian nasional, dan penerimaan devisa negara. Dalam
delapan tahun terakhir, perusahaan sektor pertanian mengalami peningkatan aset
tetap yang mencerminkan meningkatnya keputusan investasi. Namun, peningkatan
keputusan investasi yang terdapat pada emiten sektor pertanian tidak diikuti oleh
peningkatan kinerja perusahaan. Tidak efisiennya keputusan investasi diduga
disebabkan oleh gejala agency problem, yaitu konflik antara manajer dan pemegang
saham yang mendorong manajer melakukan investasi pada proyek yang hanya
meningkatkan kesejahteraan pribadinya. Beberapa penelitian terdahulu mengaitkan
agency problem dengan nilai FCF. FCF merupakan arus kas lebih yang kerap
disalahgunakan oleh manajer pada proyek investasi yang tidak memberikan
keuntungan bagi perusahaan. Oleh karena itu diperlukanlah penguatan CG sebagai
sebagai mekanisme yang dapat memantau tindakan para manajer dan mengurangi
adanya agency problem.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keputusan investasi, FCF dan
CG terhadap kinerja perusahaan pada emiten sektor pertanian yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2010-2017. Jenis data yang digunakan
adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sektor
pertanian. Jumlah sampel penelitian adalah 146 perusahaan yang dipilih
berdasarkan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan pertimbangan
tertentu. Teknik pengolahan data dilakukan dengan Structural Equation Modelling
(SEM), dengan bantuan perangkat lunak AMOS.
Hasil penelitian menunjukkan yaitu investasi berpengaruh negatif terhadap
kinerja perusahaan, belum optimalnya keputusan investasi yang dibuat oleh
perusahaan. FCF berpengaruh secara positif terhadap kinerja perusahaan,
membuktikan ketersediaan FCF dimanfaatkan pada aktivitas yang selaras dengan
tujuan perusahaan yang kemudian berdampak pada peningkatan kinerja
perusahaan. Selain itu, FCF diketahui tidak berpengaruh secara nyata terhadap
kinerja perusahaan melalui keputusan investasi, sehingga penurunan kinerja
perusahaan tidak disebabkan oleh penggunaan FCF untuk keputusan investasi
perusahaan.
Mekanisme CG diketahui masih belum efektif memengaruhi kinerja
perusahaan, terdapat indikasi penerapan CG hanya dilakukan untuk memenuhi
ketentuan regulasi yang ditetapkan oleh lembaga tertentu. CG memiliki pengaruh
nyata terhadap kinerja perusahaan melalui mediasi keputusan investasi, yaitu
menunjukkan penurunan kinerja perusahaan disebabkan rendahnya peranan CG
dalam memonitoring keputusan investasi perusahaan, sehingga menyebabkan
menurunnya kinerja perusahaan.
Collections
- MT - Economic and Management [3203]
