View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Aplikasi Filtrat Guano terhadap Infeksi Pepper yellow leaf curl virus pada Tanaman Cabai

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (1.583Mb)
      Date
      2019
      Author
      Nada, Azmi Khoirin
      Hidayat, Sri Hendrastuti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pepper yellow leaf curl virus (PYLCV) merupakan salah satu anggota dari kelompok Begomovirus, yang menyebabkan penyakit penting pada tanaman cabai di Indonesia. Virus ini ditularkan oleh serangga vektor Bemisia tabaci (Genn.) (Hemiptera: Aleyrodidae). Metode pengendalian penyakit telah banyak dilakukan untuk mencari beberapa strategi alternatif untuk menekan penyakit daun keriting kuning. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi filtrat guano dalam menekan penyakit daun keriting kuning pada cabai. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan faktorial dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan dua faktor, yaitu faktor pertama kultivar (‘Gelora’, ‘Bara’, dan ‘Pelita 8’) dan faktor kedua perlakuan filtrat guano (P0, tanpa inokulasi virus dan tanpa guano; P1, inokulasi virus tanpa guano; P2, sebelum inokulasi virus; P3, 1 minggu setelah inokulasi virus; P4, 2 minggu setelah inokulasi virus). Inokulasi virus dilakukan menggunakan serangga vektor B. tabaci. Secara umum gejala muncul pada 1 sampai 3 minggu setelah inokulasi meskipun periode inkubasi beragam antara kultivar cabai. Tanaman cabai cv Gelora menunjukkan gejala dominan mosaik hijau disertai tepi daun melengkung ke atas atau ke bawah, sedangkan cv Pelita 8 dan Bara menunjukkan gejala dominan warna kuning disertai tepi daun melengkung ke atas. Infeksi Begomovirus pada tanaman dikonfirmasi menggunakan teknik polymerase chain reaction. Aplikasi filtrat guano belum efektif dalam menekan insidensi dan keparahan penyakit. Demikian pula, tidak memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman berdasarkan pengamatan tinggi tanaman dan periode berbunga.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98601
      Collections
      • UT - Plant Protection [2516]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository