Produktivitas Ulat Tepung (Tenebrio molitor L.) pada Media Pakan yang Berbeda.
View/ Open
Date
2019Author
Pratama, Ongky
Fuah, Asnath Maria
Endrawati, Yuni Cahya
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produktivitas ulat tepung
(Tenebrio molitor L.). Materi penelitian ini menggunakan 48 ekor kumbang
betina dan 144 ekor kumbang jantan. Ulat tepung yang dihasilkan kumbang
diamati produktivitasnya dari umur 28 hingga umur 40 hari. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan media
bertelur yang berbeda, yaitu A (pollard), B (bran pollard), C (kombinasi bran
pollard dengan onggok) dan D (onggok) dengan 3 kali ulangan sehingga terdapat
12 unit percobaan. Peubah yang diamati adalah daya hidup ulat tepung, konsumsi
pakan ulat tepung, panjang tubuh ulat tepung, bobot ulat tepung, mortalitas, dan
konversi ransum. Analisis yang digunakan yaitu analisis ragam (ANOVA) dan
dilakukan uji banding berganda Duncan memberikan hasil yang berbeda nyata.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media bertelur yang berbeda
memiliki perbedaaan nyata (P<0.05). Penggunaan pollard sebagai media bertelur
ulat tepung dapat memberikan produktivitas yang paling baik dilihat dari rataan
konsumsi pakan ulat tepung 0.213 g ekor-1 3 hari-1, rataan panjang tubuh ulat
tepung 18.902 mm ekor-1 3 hari-1, rataan bobot ulat tepung 0.047 g ekor-1 3 hari-1,
dan konversi ransum 18.466. Oleh karena itu, media pollard masih menjadi media
paling efisien untuk peternakan ulat tepung.
