Penataan Arus Lalu Lintas dan Parkir dalam rangka Perbaikan Kualitas Udara Kawasan Central Business District di Kota Sukabumi
View/ Open
Date
2019Author
Susanti, Santi
Mulasih, Sri
Aidi, Muhammad Nur
Metadata
Show full item recordAbstract
Kota Sukabumi mempunyai pola jaringan jalan yang terpusat ke arah
pusat kota dan Central Business District (CBD), sehingga hampir seluruh
aktivitas perekonomiannya berkembang dan berpusat di daerah tersebut.
Kawasan CBD merupakan salah satu titik kemacetan lalu lintas di Kota
Sukabumi, karena pemilik kendaraan menggunakan badan jalan sebagai
tempat parkir kendaraan (parkir on street), hal ini menyebabkan kapasitas
jalan yang tersedia menjadi berkurang,. Kemacetan memberikan dampak
bagi lingkungan terutama pencemaran udara, karena banyak polusi yang
ditimbulkan dari kendaraan yang mengalami tundaan atau delay. Laju
kendaraan yang terhambat mengalami pembakaran yang lama, sehingga
karbondioksida (CO2) yang dihasilkan bertambah banyak. Dampak negatif
beban emisi kendaraan harus dianalisis, sehingga dapat dijadikan bahan
kebijakan dalam pengelolaan lingkungan.
Data penelitian diperoleh dari data survei lapangan dan data dari
instansi/dinas terkait. Data yang diambil melalui survei lapangan adalah
survei inventarisasi ruas jalan dan wilayah studi, pencacahan lalu lintas dan
survei penawaran dan permintaan parkir. Adapun data yang diperoleh dari
dinas/instansi terkait yaitu Sukabumi dalam angka dan Peta Jaringan Jalan.
Hasil analisis kinerja ruas jalan kawasan CBD menunjukkan bahwa
tingkat pelayanan jalan dalam kondisi yang buruk. Dari data penawaran dan
permintaan parkir dapat diketahui bahwa kebutuhan ruang parkir ruang
parkir yang tersedia tidak mencukupi. Konversi biaya beban emisi
kendaraan adalah Rp. 1.930.492.979/tahun. Penataan arus lalu lintas dan
parkir kawasan CBD dalam rangka perbaikan kualitas udara dilakukan
dengan pembatasan sepeda motor memasuki kawasan CBD dari pukul 06.00
sampai dengan 07.00, penerapan tarif progresif parkir dan penggunaan
angkutan umum.
