View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Keterampilan Kewirausahaan terhadap Kinerja Usaha Pertanian Organik

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (30.18Mb)
      Date
      2019
      Author
      Athirah, Aldila Mawanti
      Pambudy, Rachmat
      Rachmina, Dwi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kewirausahaan di sektor pertanian menjadi isu yang penting di Indonesia, dimana tantangan pertumbuhan ekonomi ke depan adalah pengangguran dan kemiskinan. Adanya kewirausahaan dalam sektor pertanian dapat menciptakan dan menyediakan produk bernilai tambah atau inovasi baru, mewujudkan masyarakat lebih kreatif, mandiri dan mampu mengembangkan usaha pertanian ke arah bisnis. Kemampuan petani untuk memiliki kapasitas sebagai wirausahatani adalah dengan memiliki keterampilan kewirausahaan. Pertumbuhan wirausahatani yang berkualitas akan diiringi dengan kesadaran akan peningkatan keterampilan yang sesuai dengan bidang usahanya. Saat ini kita dihadapkan dengan inovasi pengembangan pertanian kreatif yang mengacu pada 3 (tiga) pilar pembangunan berkelanjutan, yaitu memanfaatkan sumber daya alam (natural resources) secara optimal, menggunakan kemajuan teknologi yang ramah lingkungan mengarah kepada produk hijau (green product), serta memperhatikan tanggung jawab sosial terhadap pengembangan masyarakat (community development). Sistem pertanian organik termasuk dalam pilar pembangunan berkelanjutan. Usaha pertanian organik memiliki hubungan dengan kewirausahaan melalui aktivitas usahatani yang dilakukan dalam satu proses siklus (teknik usahatani, produksi, pengolahan, pemasaran). Proses siklus tersebut membutuhkan keterampilan kewirausahaan yang nantinya akan meningkatkan kinerja usaha. Petani harus mampu menerapkan keterampilan kewirausahaan di setiap aktivitas usahatani organik yang sesuai dengan standar pertanian organik. Standar organik tersebut sebagai acuan dalam aktivitas usahatani organik dan memudahkan petani untuk mengidentifikasi keterampilan kewirausahaan apa saja yang dibutuhkan dalam mengelola pertanian organik. Hal tersebut menjadi dasar dari penelitian pengaruh keterampilan kewirausahaan terhadap kinerja usaha pertanian organik. Dengan demikian, tujuan dari penelitian adalah untuk (1) menganalisis tingkat keterampilan kewirausahaan petani organik, (2) menganalisis kinerja usaha pertanian organik, dan (3) menganalisis pengaruh keterampilan kewirausahaan terhadap kinerja usaha petanian organik. Sebanyak 30 petani padi organik, diambil dengan teknik sensus. Data analisis dengan SEM-PLS (Structural Equation Model-Partial Least Square) dengan bantuan software R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan profesi, keterampilan manajemen dan keterampilan peluang berada dalam kategori sangat tinggi. Sedangkan keterampilan kerjasama dan jaringan, dan keterampilan strategi berada dalam kategori tinggi. Seluruh keterampilan kewirausahaan yang dimiliki petani organik berada dalam kategori keterampilan tingkat tinggi (entrepreneurial skills). Kinerja usaha pertanian organik yang terdiri dari produktivitas usahatani berada dalam kategori sedang, penjualan, dan keuntungan usahatani dalam kategori menguntungkan. Keterampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha pertanian organik. Kinerja usaha tergantung pada keterampilan kewirausahaan dan faktor individu serta faktor lingkungan. Indikator yang paling dominan mempengaruhi keterampilan kewirausahaan adalah faktor lingkungan. Petani organik dapat meningkatkan kinerja usaha pertanian organik dengan memperluas jaringan usaha dan merefleksi usahatani dengan memiliki rencana jangka panjang. Selain itu, dibutuhkan dukungan pemerintah dalam hal kebijakan atau aturan yang menyediakan lokasi khusus untuk pertanian organik. Sehingga pertanian organik tidak terkontaminasi oleh pertanian konvensional. Petani organik juga membutuhkan dukungan lembaga, promosi, dan pemasaran yang memadai dan tepat sasaran yang sesuai dengan kebutuhan petani organik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/97450
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository