View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Morfologi dan Fenologi Bunga Lima Genotipe Hotong [Setaria italica (L.) Beauv]

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (12.57Mb)
      Date
      2018
      Author
      Chusnah, Uswatun
      Ardie, Sintho Wahyuning
      Syukur, Muhamad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hotong [Setaria italica (L.) Beauv] adalah salah satu sumber karbohidrat yang berpotensi untuk dikembangkan karena toleran terhadap cekaman abiotik dan bijinya yang bernutrisi tinggi. Meskipun berpotensi tinggi, hotong masih terabaikan dan belum ada varietas unggul yang dilepas di Indonesia. Hibridisasi hotong menghadapi beberapa tantangan, termasuk bunga berukuran kecil, waktu pembungaan yang beragam, dan meyerbuk sendiri. Studi fenologi dan morfologi pembungaan merupakan langkah penting dalam pengembangan strategi hibridisasi hotong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai fenologi dan morfologi pembungaan lima genotipe hotong. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Agustus 2018 di Kebun Percobaan Cikabayan Bawah, IPB. Percobaan disusun berdasarkan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal dengan tiga ulangan. Faktor perlakuan adalah genotipe hotong yang terdiri atas 5 genotipe yaitu ICERI 5, ICERI 6, ICERI 7, Botok 4, dan Botok 10. Hasil karakterisasi morfologi dan fenologi menunjukkan adanya keragaman antar genotipe yang diuji. Genotipe Botok 4 memiliki malai dan zona polinasi paling panjang. Genotipe ICERI-6 memiliki tangkai malai yang paling panjang. Genotipe Botok 10 memiliki jumlah floret yang paling banyak. Rata-rata periode pembungaan pada hotong sekitar 30 hari, terhitung sejak inisiasi sampai biji panen. Genotipe ICERI mengalami anthesis sekitar 56-70 HST. Genotipe Botok mengalami anthesis sekitar 95-100 HST. Periode polinasi genotipe ICERI berlangsung selama 95-120 menit, sedangkan periode polinasi genotipe Botok berlangsung selama 105-115 menit.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96680
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository